Viral wanita Sukabumi ngaku dilecehkan di jalan, terduga pelaku terekam bawa kapak

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Rabu, 11 Maret 2026 | 22:50 WIB
Menyoroti insiden viral terkait kasus pelecehan dan ancaman pembunuhan terhadap seorang wanita di Sukabumi, Jawa Barat (Instagram.com/@indahlpyu)
Menyoroti insiden viral terkait kasus pelecehan dan ancaman pembunuhan terhadap seorang wanita di Sukabumi, Jawa Barat (Instagram.com/@indahlpyu)

GENMILENIAL.ID - Video pengakuan seorang wanita asal Sukabumi, Jawa Barat, viral di media sosial setelah ia mengaku menjadi korban dugaan pelecehan di jalanan.

Wanita bernama Indah Lestari membagikan video tersebut melalui akun Instagram pribadinya pada Rabu 11 Maret 2026.

Dalam unggahan itu, ia memperlihatkan sosok pria lanjut usia yang disebut sebagai terduga pelaku.

Peristiwa tersebut langsung menjadi sorotan warganet karena pria itu terlihat membawa kapak saat berada di lokasi kejadian.

Baca Juga: OTT KPK Bupati Rejang Lebong: Fikri Thobari diduga terima fee proyek hingga Rp1,75 miliar

Korban juga mengaku sempat mendapat ancaman ketika warga berusaha mengamankan situasi.

"Tidak menyangka dia bawa kampak. Kalau berani tangan kosong. Tolong bantu cari," tulis korban dalam unggahannya.

Video tersebut kemudian menyebar luas dan memicu perhatian publik terkait dugaan pelecehan serta ancaman menggunakan senjata tajam.

Korban mengaku dipegang oleh terduga pelaku

Dalam video yang beredar, korban tampak merekam seorang pria yang diduga sebagai pelaku sambil menjelaskan situasi yang dialaminya.

Baca Juga: Viral eks akuntan SPPG Sukabumi bongkar dugaan mark up pengadaan beras program MBG

Indah terlihat menunjuk ke arah pria tersebut sambil mengungkapkan rasa panik dan ketakutan.

Ia mengaku sempat mengalami tindakan tidak senonoh ketika pria itu mencoba memegang bagian tubuhnya.

"Muka pencabulan, muka pembunuhan, hampir mau dibunuh gara-gara kakek ini," ujar korban dalam unggahan lain yang menyertai video tersebut.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X