Viral guru di Blitar keluhkan harus pindahkan MBG dari kantong SPPG ke plastik, disebut kurangi jam mengajar

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Kamis, 5 Maret 2026 | 06:34 WIB
Guru memindahkan menu MBG dari tote bag sebelum dibagikan ke siswa (Instagram/suhardiayim - jeng_saraz)
Guru memindahkan menu MBG dari tote bag sebelum dibagikan ke siswa (Instagram/suhardiayim - jeng_saraz)

GENMILENIAL.ID – Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) selama bulan Ramadan kembali menjadi sorotan publik.

Setelah sebelumnya menu kering dan kualitas makanan diperdebatkan, kini muncul keluhan terkait aturan pengembalian kantong dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Sejumlah video viral menampilkan guru yang harus memindahkan makanan MBG dari kantong bertuliskan SPPG ke plastik lain sebelum dibagikan kepada siswa.

Kondisi itu dinilai menambah beban kerja guru dan mengurangi waktu mengajar di kelas.

Baca Juga: Viral temuan belatung hidup di puding MBG Kota Malang, SPPG Lowokwaru Tulusrejo 2 akui kurang teliti

Salah satu video dibagikan oleh akun Instagram @jeng_saraz.

Dalam unggahan tersebut, seorang guru di Blitar, Jawa Timur memperlihatkan proses pemindahan makanan oleh para guru di sekolahnya.

“Ini kalau muridnya banyak, gurunya juga kerja di MBG,” tulisnya dalam keterangan video yang diunggah dan dikutip pada Rabu, 4 Februari 2026.

Ia menyebut waktu mengajar menjadi berkurang karena harus membantu membungkus ulang makanan.

Baca Juga: Viral selebgram Ruce Nuenda ngaku kena campak tapi tetap ke tempat umum, warganet dan nakes soroti risiko penularan

“Kayak gini kan menambah pekerjaan guru, waktunya ngajar malah bungkusin MBG. Terus apa gunanya dikasih tas kantong ini?” imbuhnya.

“Niatnya kan hemat plastik, ini (kantong) harusnya dikasih 2 biar satunya dianter terus dikembalikan, satunya buat anak-anak biar nggak bolak-balik,” lanjutnya dalam video yang telah ditonton lebih dari 1,2 juta kali tersebut.

Sekolah disebut harus usulkan plastik tambahan

Video serupa juga diunggah akun Instagram @suhardiayim.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X