Tiga kecamatan disasar, Polres Subang bedah rutilahu untuk warga kurang mampu

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Jumat, 27 Februari 2026 | 22:37 WIB
Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono beserta jajaran menarik tali untuk merobohkan bangunan dalam kegiatan bedah rumah tidak layak huni di wilayah Kabupaten Subang, Jumat 27 Februari 2026 (Dok. Istimewa)
Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono beserta jajaran menarik tali untuk merobohkan bangunan dalam kegiatan bedah rumah tidak layak huni di wilayah Kabupaten Subang, Jumat 27 Februari 2026 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.IDPolres Subang memperluas aksi sosial melalui program bedah Rumah Tidak Layak Huni di tiga kecamatan sekaligus, yakni Pusakanagara, Sukasari, dan Ciasem.

Program ini menegaskan peran kepolisian tak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir menjawab persoalan dasar masyarakat, terutama hunian layak.

Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolres Subang AKBP Dony Eko Wicaksono itu digelar pada Jumat, 27 Februari 2026, dengan agenda perobohan rumah tidak layak huni dan peletakan batu pertama pembangunan rumah baru.

Baca Juga: Pagar Ramadan SDN Tambakan 1, strategi cetak generasi MANTAP sejak dini

Sentuh kebutuhan dasar warga

Bedah Rutilahu kali ini menyasar tiga keluarga penerima manfaat, yakni Ibu Wasti di Desa Kalentambo Kecamatan Pusakanagara, Bapak Ayan dan Ibu Juleha di Desa Anggasari Kecamatan Sukasari, serta Bapak Kurdi dan Ibu Kasem di Desa Ciasem Hilir Kecamatan Ciasem.

Program ini menjadi respons terhadap kebutuhan mendesak masyarakat kurang mampu yang masih menempati rumah dengan kondisi tidak layak, baik dari sisi keamanan bangunan maupun kesehatan lingkungan.

Kapolres Subang menegaskan bahwa kegiatan sosial ini merupakan bagian dari komitmen Polri untuk hadir secara nyata di tengah masyarakat.

Baca Juga: ISI dorong autonomi strategis Indonesia di tengah geopolitik global

“Program Rutilahu ini adalah bentuk kepedulian kami. Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” ujarnya.

Sinergi Polri, TNI, dan pemerintah daerah

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakapolres Subang, para Pejabat Utama Polres Subang, Kapolsek jajaran, Danramil, para camat, serta kepala desa setempat.

Kehadiran lintas unsur ini menunjukkan sinergi antara Polri, TNI, dan pemerintah daerah dalam mendorong kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Pegiat antikorupsi soroti lahan kompensasi PT BSI, Satgas PKH didesak turun tangan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X