Total dana yang terkumpul mencapai Rp12.190.000 dengan total pengeluaran Rp12.157.000 dan sisa Rp33.000.
Baca Juga: Viral angkot hampir tertabrak KRL di Tambora Jakarta Barat, diduga terjebak di perlintasan padat
Rincian penggunaan dana juga dijabarkan, mulai dari pembelian pasir, koral, semen, hingga biaya sewa molen.
“Nih lur, udah jadi. Anak-anak RT pada ngeri-ngeri, nih uang laporannya, nih hasilnya. Tanpa bapak, secara jelasnya tanpa perangkat desa masing-masing,” ujar pengunggah dalam video tersebut.
Warganet pertanyakan dana desa
Unggahan yang telah ditonton lebih dari 400 ribu kali itu langsung dipenuhi komentar warganet. Banyak yang mempertanyakan peran perangkat desa serta alokasi dana desa setempat.
“Terus ini dana desanya kemana?” tulis akun @mhu********4.
“Gunanya bayar pajak apa kalau fasilitas yang seharusnya dibangun pemerintah, tapi yang bangun hasil iuran rakyat juga,” tulis akun @dol*******2.
“Keren dan cakep, pukulan buat aparatur setempat,” tulis akun @apr*******o.
“Ini asli transparan dan lengkap laporannya,” tulis akun @har*******_.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari perangkat desa maupun pihak terkait mengenai perbaikan jalan yang dilakukan secara swadaya tersebut.***
Artikel Terkait
Viral jenazah tenaga kesehatan dibawa naik motor di Donggala, jalan rusak tak bisa dilalui ambulans
Kang Rey tancap gas! Infrastruktur Compreng dikebut, jalan rusak harus tuntas dua tahun
Viral pasien meninggal di Tanggamus akibat jalan rusak, polisi sambangi keluarga dan beri bantuan
Lewat Saba Desa di Kalijati, Kang Rey siapkan Rp2 miliar untuk jalan rusak: Aspirasi warga jadi dasar kebijakan
Reses DPRD Jabar: Zulkifly Chaniago serap keluhan warga Wantilan soal rekrutmen pabrik hingga jalan rusak
Jalan Kawunganten–Sindangsari akhirnya mulus, Kang Rey tegaskan 2027 tak boleh ada lagi jalan rusak di Subang
Viral kades di Sragen mandi lumpur protes jalan rusak puluhan tahun tak kunjung diperbaiki