Ayah Syafiq Ali janji tetap menyayangi Himawan, sahabat pendakian anaknya di Gunung Slamet

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Sabtu, 17 Januari 2026 | 05:48 WIB
Ayah mendiang Syafiq Ali, pendaki yang hilang di Gunung Slamet, mengatakan akan menyayangi Himawan seperti anak sendiri (Instagram/mountnesia)
Ayah mendiang Syafiq Ali, pendaki yang hilang di Gunung Slamet, mengatakan akan menyayangi Himawan seperti anak sendiri (Instagram/mountnesia)

GENMILENIAL.ID — Duka mendalam menyelimuti keluarga Syafiq Ridhan Ali Razan, pendaki asal Magelang yang ditemukan meninggal dunia setelah 17 hari pencarian di Gunung Slamet.

Di tengah kehilangan tersebut, sikap ikhlas sang ayah justru menyentuh hati publik dan menuai pujian luas dari warganet.

Syafiq Ali dilaporkan hilang saat melakukan pendakian Gunung Slamet bersama sahabatnya, Himawan, pada akhir Desember 2025.

Setelah upaya pencarian intensif oleh tim SAR gabungan, jasad Syafiq akhirnya ditemukan di lereng puncak bagian selatan Gunung Slamet, tepatnya di antara jalur Gunung Malang dan Baturaden, pada Rabu siang, 14 Januari 2026.

Baca Juga: Hidup di bawah ancaman erupsi Semeru, warga Lumajang curhat ketakutan hingga usul gunung dipindahkan

Proses evakuasi sempat terkendala cuaca ekstrem, sehingga jasad baru berhasil dibawa turun ke bawah gunung pada Kamis, 15 Januari 2026.

Ayah Ali janji anggap Himawan sebagai anak sendiri

Sikap penuh keikhlasan ditunjukkan ayah mendiang Syafiq Ali, Dhani Rusman.

Dalam sebuah video yang viral di media sosial, Dhani menyampaikan pesan menyentuh kepada Himawan, sahabat pendakian anaknya.

Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @mountnesia pada Kamis, 15 Januari 2026, dan memperlihatkan Dhani menenangkan Himawan sambil menepuk bahunya.

Baca Juga: Mahfud MD tegaskan candaan Pandji soal Gibran ngantuk bukan penghinaan, ingatkan hukum pidana tak kenal analogi

“Ke depannya, karena Mas Himawan sahabat Ali, maka kami pun akan menganggap Mas Himawan itu sebagai anak kami,” ujar Dhani Rusman.

Ia juga mempersilakan Himawan untuk tetap datang dan berkunjung ke rumah keluarga mereka tanpa rasa sungkan.

“Jangan sungkan ya Mas Himawan, jangan malu. Tetap main ke rumah, anggap rumah sendiri. Kami, keluarga Ali, akan tetap menyayangi Himawan,” imbuhnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X