70 Personel Tim SAR dan relawan diturunkan, pencarian pendaki hilang di Gunung Slamet diperpanjang dua hari

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 6 Januari 2026 | 16:37 WIB
Pencarian pendaki hilang di Gunung Slamet masih terus dilakukan tim gabungan (Instagram/guntur.geni)
Pencarian pendaki hilang di Gunung Slamet masih terus dilakukan tim gabungan (Instagram/guntur.geni)

Dhani berangkat dari Posko Jayadipa bersama para relawan pada Sabtu, 2 Januari 2026.

Ia awalnya direncanakan naik hingga pos 9, namun kondisi fisik serta pertimbangan keselamatan membuatnya harus kembali ke basecamp.

Baca Juga: Terungkap, mayat pria bersimbah darah di perkebunan Wantilan Subang adalah konsultan perusahaan asal Klaten

Kehadiran orang tua korban di jalur pendakian menjadi gambaran kuat tentang harapan keluarga agar Syafiq segera ditemukan.

Pemkot Magelang dampingi keluarga

Pemerintah Kota Magelang turut memberikan pendampingan kepada keluarga survivor.

Wali Kota Magelang, Damar Prasetyono, memastikan dukungan terus diberikan meski masa SOP pencarian hampir berakhir.

“Kami dari Pemkot Magelang terus membersamai keluarga dan memantau perkembangan. Ali adalah putra dari salah satu staf Pemkot Magelang,” ujarnya, dikutip dari laman resmi Pemkot Magelang, Selasa, 6 Januari 2026.

Baca Juga: Rakit jadi satu-satunya akses, relawan bidan nyaris terseret arus Sungai Kala Ili Aceh Tengah

Damar juga menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan penggalangan dana untuk membantu kebutuhan logistik dan operasional pencarian lanjutan.

“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat agar diberikan hasil terbaik,” imbuhnya.

Kronologi hilangnya pendaki

Syafiq diketahui mendaki Gunung Slamet bersama rekannya, Himawan Choidar Bahran, dengan rencana pendakian tektok atau tanpa menginap pada 27 Desember 2025.

Di tengah perjalanan, Himawan mengalami kondisi sakit. Syafiq kemudian memutuskan turun lebih dulu untuk mencari bantuan. Sejak saat itu, Syafiq tidak lagi bisa dihubungi.

Baca Juga: Meski di wilayah kota, warga Aceh Tamiang mengaku krisis air minum pascabanjir

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X