Banjir Sungai Ciasem kembali terulang, polisi tekankan respons cepat dan kewaspadaan warga bantaran sungai

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Jumat, 26 Desember 2025 | 19:20 WIB
Polisi bantu warga melintasi daerah banjir akibat luapan Sungai Ciasem pada Jumat 26 Desember 2025 (Dok. Istimewa)
Polisi bantu warga melintasi daerah banjir akibat luapan Sungai Ciasem pada Jumat 26 Desember 2025 (Dok. Istimewa)

Sebagai bentuk respons cepat dan kepedulian terhadap warga terdampak, Polsek Ciasem menyalurkan bantuan logistik berupa 11 dus mi instan.

Bantuan ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan dasar warga selama masa genangan.

Baca Juga: Tembok gudang supermarket di Cirebon diduga jebol diterjang banjir, warga berlarian ambil barang yang hanyut

Selain itu, petugas juga melakukan pengecekan potensi bahaya lain, seperti instalasi listrik yang terendam air, guna mencegah risiko kecelakaan lanjutan.

Banjir tahunan akibat kiriman air dari hulu

Banjir di wilayah Kecamatan Ciasem diketahui merupakan kejadian rutin tahunan yang kerap terjadi saat musim penghujan.

Tingginya curah hujan di wilayah hulu, seperti Bendung Cimacan di Kabupaten Subang dan Bendung Cirata di Kabupaten Purwakarta, menyebabkan peningkatan debit Sungai Ciasem dan Sungai Cijengkol.

Aliran air dari hulu tersebut bermuara ke wilayah hilir Kecamatan Blanakan hingga Laut Utara. Umumnya, genangan akan surut dalam waktu 3 hingga 6 jam jika tidak disertai hujan susulan di wilayah hulu.

Baca Juga: Kebahagiaan Natal 2025, Santa Claus hibur anak-anak pengungsi di Tapanuli Tengah

Imbauan waspada banjir susulan

Dalam penanganan bencana ini, Polsek Ciasem juga berkoordinasi dengan BPBD, petugas PLN, serta unsur terkait lainnya.

Perkembangan situasi dilaporkan secara berkala kepada pimpinan sebagai bahan evaluasi dan langkah antisipasi.

Polres Subang mengimbau masyarakat yang tinggal di sekitar bantaran sungai untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat curah hujan tinggi.

Warga juga diminta segera melapor kepada petugas apabila terjadi kondisi darurat atau potensi bahaya akibat banjir susulan.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X