Krisis air bersih, warga Desa Sekumur Aceh Tamiang terpaksa gunakan air banjir untuk memasak

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 23 Desember 2025 | 20:28 WIB
Tangkapan layar seorang warga yang tengah mengumpulkan air genangan banjir untuk digunakan kebutuhan sehari-hari (TikTok/Apa Aja)
Tangkapan layar seorang warga yang tengah mengumpulkan air genangan banjir untuk digunakan kebutuhan sehari-hari (TikTok/Apa Aja)

Sumur tercemar, bantuan air belum merata

Krisis air bersih kini menjadi persoalan serius di Desa Sekumur. Selain genangan air yang belum surut sepenuhnya, sebagian besar sumur warga dilaporkan tercemar lumpur dan tidak bisa digunakan.

Baca Juga: Subang raih juara II PKK desa terbaik Jabar di Hari Ibu ke-97, bukti perempuan desa makin berdaya

Sementara itu, distribusi bantuan air bersih belum menjangkau seluruh titik pemukiman. Beberapa warga mengaku harus bertahan dengan apa yang ada di sekitar mereka, meski menyadari risiko kesehatan yang mengintai.

Keterangan dalam video yang beredar juga menegaskan bahwa penggunaan air banjir tersebut bukanlah pilihan, melainkan keterpaksaan demi menyambung hidup.

Ancaman kesehatan mengintai warga

Penggunaan air genangan banjir untuk memasak dan kebutuhan rumah tangga lainnya berpotensi menimbulkan berbagai penyakit, terutama bagi anak-anak dan lansia.

Baca Juga: H-2 Natal 2025, arus lalu lintas Tol Cipali arah Cirebon terpantau lancar

Kondisi pascabanjir yang lembap dan tidak higienis meningkatkan risiko infeksi saluran pencernaan serta penyakit kulit.

Kisah dari Desa Sekumur ini menjadi pengingat bahwa penanganan bencana tidak berhenti pada evakuasi dan bantuan logistik semata.

Akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan paling krusial yang harus segera dipenuhi agar kondisi kesehatan warga tidak semakin memburuk.

Di tengah proses pemulihan pascabanjir Aceh Tamiang, warga Desa Sekumur kini menanti perhatian dan bantuan nyata agar dapat kembali menjalani kehidupan dengan layak dan aman.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X