Viral surat Bupati Aceh Tengah akui tak mampu tangani bencana, BNPB: Akses darat masih putus dan jadi prioritas nasional

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Senin, 1 Desember 2025 | 19:02 WIB
Kepala BNPB, Suharyanto, merespons tentang surat Bupati Aceh Tengah terkait penanganan bencana (Instagram/bnpb_indonesia)
Kepala BNPB, Suharyanto, merespons tentang surat Bupati Aceh Tengah terkait penanganan bencana (Instagram/bnpb_indonesia)

Baca Juga: Sumbar dinilai lebih pulih dibanding Sumut dan Aceh pascabencana, OMC terus digencarkan

BNPB hitung prioritas wilayah terdampak terberat

BNPB saat ini memprioritaskan penanganan daerah dengan dampak paling signifikan.

“Kita lihat yang terdampak paling berat. Sumatera Barat itu 8 wilayah, kemudian Sumatera Utara 8 wilayah, ditambah Aceh,” ucap Suharyanto.

Isi surat Bupati Aceh Tengah yang viral

Surat bernomor 360/565/BPBD/2025 yang ditandatangani Bupati Haili Yoga pada 27 November 2025 menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah tidak mampu menangani bencana secara maksimal.

Surat tersebut mencatat:

  • 15 orang meninggal dunia
  • 3.123 KK mengungsi, jumlahnya terus bertambah

Baca Juga: BNPB sebut Tapanuli Selatan terparah pascabanjir akibat kayu gelondongan terbawa arus

  • Wilayah terdampak oleh banjir luapan, banjir bandang, dan tanah longsor
  • Kerusakan infrastruktur dan akses yang tidak dapat dilalui

“Mengingat kondisi dampak bencana ini, kami menyatakan ketidakmampuan dalam melaksanakan upaya penanganan darurat bencana sebagaimana mestinya,” tulis Haili Yoga.

BNPB memastikan Aceh Tengah menjadi salah satu prioritas utama dalam penanganan nasional.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X