Dalam olah TKP, polisi menemukan tujuh bom di dua titik lokasi berbeda.
“Total ada tujuh bom. Di titik pertama, dua bom sudah meledak dengan aktivasi receiver yang dikendalikan dengan remote control yang remote-nya kami temukan di taman baca,” kata Dansat Brimob Polda Metro Jaya, Kombes Henik Maryanto.
Ia menambahkan bahwa di titik kedua ditemukan dua bom sumbu bakar yang sudah meledak namun tidak sempurna, serta dua bom lain dengan casing pipa logam yang masih aktif.
Satu bom lainnya ditemukan dalam casing kaleng minuman dan dalam kondisi aktif.***
Artikel Terkait
RSIJ beberkan kondisi terduga pelaku hingga 13 korban yang masih dirawat imbas ledakan di SMAN 72 Jakarta
Istana singgung soal pembatasan PUBG usai ledakan SMAN 72 Jakarta, Gubernur DKI dukung penuh langkah pemerintah
Polisi ungkap hasil penyelidikan ledakan SMAN 72 Jakarta: Pelaku bertindak mandiri, tak terhubung jaringan terorisme
Polisi ungkap pelaku ledakan SMAN 72 Jakarta sering merasa kesepian, KPAI pastikan pendampingan hukum dan soroti kesehatan mental di sekolah
Polisi ungkap kondisi mental ABH pelaku ledakan SMAN 72 Jakarta, tertutup dan sering kesepian
Ledakan SMAN 72 Jakarta ungkap luka sosial: Curhat siswa hingga fakta terduga pelaku yang merasa sendirian
Kemensos siap rehabilitasi pelaku ledakan SMAN 72 Jakarta, Gus Ipul ungkap kerja sama dengan polisi dan Densus