Curah hujan ekstrem memaksa ribuan warga meninggalkan rumah mereka. BPBD Agam melaporkan 2.500 warga kini berada di lokasi pengungsian yang tersebar di berbagai kecamatan.
Beberapa titik pengungsian antara lain:
- Ampek Koto: 600 pengungsi
- Pasia Laweh, Palupuh: 100 pengungsi
- Salareh Aia, Palembayan: ratusan pengungsi
- Anak Aia Kasiang, Bawan: ratusan pengungsi
- Malalak Timur dan Labuhan, Tanjung Mutiara: ratusan pengungsi
Banyak pengungsi menempati kantor nagari, kantor camat, hingga halaman fasilitas pemerintahan.
26 Dapur umum didirikan
Pemerintah Kabupaten Agam bersama BPBD dan relawan telah mendirikan 26 dapur umum untuk memenuhi kebutuhan dasar para pengungsi.
Dapur umum ini beroperasi penuh agar tidak ada warga yang kekurangan makanan selama masa tanggap darurat.
Selain makanan, kebutuhan air bersih dan sanitasi terus dipenuhi melalui koordinasi antara BPBD, pemerintah nagari, dan relawan.***
Artikel Terkait
Banjir dan longsor lumpuhkan Tapanuli Tengah: 4 Warga tewas, akses terputus dan desa-desa masih terisolasi
Banjir-longsor serang 4 kabupaten di Sumut: 1 Warga hilang, 2 jembatan putus, ribuan rumah terdampak
Siklon tropis senyar picu banjir-longsor beruntun di Aceh–Sumut–Sumbar: 4 Jembatan putus hingga PDAM lumpuh
Mentan Amran pastikan stok pangan aman, pemerintah kirim ribuan ton bantuan ke tiga provinsi terdampak banjir
Pemerintah kerahkan 4 pesawat dan bantuan besar untuk tanggapi banjir–longsor di Sumatera
Presiden Prabowo tegaskan bantuan untuk banjir Sumut, Sumbar, dan Aceh terus dikirim, kendala cuaca jadi tantangan utama
BNPB ungkap 116 korban meninggal akibat banjir bandang Sumatera, Tapanuli Tengah jadi daerah paling parah