Namun dalam lima tahun terakhir, semakin banyak siklon tropis yang mendekati wilayah Indonesia dan memberikan dampak ekstrem.
“Fenomena seperti Siklon Tropis Senyar tergolong tidak umum di perairan Selat Malaka, apalagi jika sampai melintasi daratan,” ujar Andri.
BMKG mencatat bahwa kondisi siklon tersebut memicu peningkatan pertumbuhan awan hujan dan berpotensi menyebabkan cuaca ekstrem di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, dan wilayah sekitar.***
Artikel Terkait
BMKG temukan 3 bibit siklon tropis, ajak masyarakat waspada dengan cuaca ekstrem, berpotensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang
Cuaca panas ekstrem ancam jemaah haji, pemerintah imbau kurangi aktivitas berat jelang puncak ibadah
Gubernur Bali tegaskan tak ada travel warning, pariwisata pulih pasca banjir besar
BMKG ungkap fakta di balik cuaca panas ekstrem di Jawa-Bali: Efek pancaroba dan dinamika atmosfer global
Hadapi cuaca ekstrem, Pemkab Subang tegaskan kesiapsiagaan dan koordinasi lintas instansi
BNPB–BMKG siapkan rekayasa cuaca, evakuasi longsor cilacap dikebut
Banjir-longsor serang 4 kabupaten di Sumut: 1 Warga hilang, 2 jembatan putus, ribuan rumah terdampak