GENMILENIAL.ID – Pencarian terhadap Alvaro Kiano Nugroho, bocah 6 tahun yang hilang sejak 6 Maret 2025, masih menemui jalan buntu setelah delapan bulan berlalu.
Polisi mengungkap hambatan terbesar dalam penyelidikan, yakni rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian yang terhapus otomatis setiap hari, sehingga bukti visual di hari-hari awal hilangnya Alvaro tak lagi tersedia.
CCTV terhapus jadi masalah utama
Kapolsek Pesanggrahan, AKP Seala Syah Alam, menjelaskan bahwa sebenarnya terdapat kamera pengawas di wilayah tersebut.
Namun, sistem penyimpanan CCTV tidak dirancang menyimpan rekaman jangka panjang.
Baca Juga: RI siap produksi massal kapal selam tanpa awak: KSOT disejajarkan dengan Orca AS dan Poseidon Rusia
“Bukan belum ada CCTV, tapi per hari terhapus dan tidak tersimpan,” ujar Seala, Kamis 14 November 2025.
Tanpa rekaman video, polisi kehilangan jejak awal yang sangat penting, baik untuk melacak arah pergerakan Alvaro maupun memeriksa sosok yang berada di sekitar masjid pada waktu kejadian.
Akibatnya, penyelidikan harus bertumpu pada informasi manual, bukan bukti elektronik.
Polisi perluas pencarian hingga luar Jakarta
Dengan minimnya petunjuk visual, polisi kini mengandalkan:
Baca Juga: Fakta longsor Cilacap: 16 Rumah tertimbun, 2 warga tewas, 21 masih hilang
- Keterangan saksi
- Informasi dari pihak sekolah
- Laporan keluarga
- Pesan masyarakat melalui DM Instagram Polsek
- Laporan yang masuk ke Kapolsek
Seluruh laporan ditindaklanjuti, termasuk dugaan kemunculan Alvaro di Batam, Kepulauan Riau, dan Cilegon, Banten. Namun, penyisiran di kedua wilayah itu belum memberikan hasil.
“Selalu kami dalami, tetapi belum membuahkan hasil,” tambah Seala.
Artikel Terkait
Rame pesan berantai penculikan anak di Bekasi, Polisi pastikan itu hoax
KemenPPPA soroti isu penculikan anak, minta para keluarga untuk lebih waspada
10 Ribu anak jadi korban keracunan MBG, pemerintah tutup 106 dapur: Saatnya orang tua ikut siapkan makanan sekolah?
Banyak anak SD alami gangguan penglihatan, PKK Subang gerak cepat bagikan 1.000 kacamata
Polisi tetapkan siswa SMAN 72 sebagai anak berhadapan dengan hukum, Densus 88 turut dalami motif ledakan
Tangis haru sambut kepulangan Bilqis, balita Makassar yang sempat diculik di taman bermain
Kisah penemuan Bilqis, balita 4 tahun asal Makassar yang sempat dijual Rp80 juta hingga ditemukan di pedalaman Jambi