Polisi buka posko korban di dua rumah sakit
Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri mengungkapkan bahwa pihak kepolisian telah membuka posko pengaduan di RS Yarsi dan RS Islam Cempaka Putih untuk membantu keluarga korban mendapatkan informasi.
“Langkah pertama membuka posko di Rumah Sakit Yarsi dan Rumah Sakit Islam Cempaka Putih, agar keluarga korban bisa mencari anak-anak yang sedang dirawat,” kata Asep.
Hingga Jumat sore, tercatat sekitar 54 hingga 55 orang menjadi korban ledakan. Sebagian mengalami luka ringan, sebagian lainnya masih menjalani perawatan intensif.
“Kita masih menolong korban dulu sekarang, lengkapnya nanti akan disampaikan,” tutur Asep.
Sementara itu, tim forensik dan Gegana masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk memastikan penyebab pasti ledakan.***
Artikel Terkait
Polres Subang bertindak cepat tangani ledakan gas di PT Pertamina EP Cidahu
Investigasi ledakan sumur gas Cidahu berlanjut, Tim Puslabfor turun ke lokasi
Diduga akibat kebocoran gas, ledakan di area kerja Pertamina Subang lukai dua karyawan
Ledakan misterius porak-poranda 13 rumah di Pamulang, warga panik duga meteor jatuh
Ledakan misterius di SMAN 72 Kelapa Gading lukai 54 orang, polisi turunkan tim gegana dan amankan terduga pelaku
Ledakan di Masjid SMAN 72 Kelapa Gading saat salat Jumat, polisi pastikan belum ada korban meninggal
Soal ledakan di SMAN 72 Jakarta, Wamenko Polkam Lodewijk: Jangan langsung kaitkan dengan terorisme