Baca Juga: Kasus suap jual-beli jabatan: KPK tetapkan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko dan 3 orang lain tersangka
Kegiatan ini juga menampilkan sejumlah layanan publik seperti Gerai Ojol Kamtibmas Mart, Bengkel Ojol Kamtibmas, Bakti Sosial, Bakti Kesehatan, SIM dan Samsat Keliling, serta booth dari Bid Humas Polda Jabar dan SAR Polda Jawa Barat.
Sinergi untuk Indonesia Emas 2045
Dalam pesannya, Jenderal Listyo menekankan bahwa sinergi antara aparat, masyarakat, dan komunitas ekonomi seperti ojol adalah kunci menjaga stabilitas nasional menuju visi Indonesia Emas 2045.
“Kunci sukses adalah sinergi dan gotong royong antara masyarakat dan seluruh stakeholder. Mari kita terus jaga kolaborasi ini demi keamanan dan kemajuan bangsa,” tegasnya.
Dengan keterlibatan aktif ribuan ojol dalam program 'Sauyunan Jaga Lembur', Polri berharap budaya partisipatif masyarakat terhadap keamanan dan kemanusiaan dapat terus tumbuh di berbagai daerah.***
Artikel Terkait
Indonesia nihil terorisme sejak 2023, Kapolri: 8.000 eks Jamaah Islamiyah kembali ke pangkuan NKRI
Datangi RSCM, Kapolri minta maaf pada keluarga ojol yang dilindas rantis Brimob
Rumor pergantian Kapolri menguat, DPR tegaskan belum terima Surpres dari Presiden
Ojol siap matikan aplikasi besok, 7 tuntutan menggema dari RUU Transportasi Online hingga usut tragedi Affan
Istana dan DPR tegas bantah isu surpres pergantian Kapolri
Pemerintah beri diskon 50 persen iuran JKK dan JKM untuk ojol, opang hingga kurir
5 Fakta terkini demo ojol di Istana, 6 ribu personel dikerahkan hingga disorot media asing