BGN kembalikan Rp70 triliun dana MBG tak terserap, Menkeu Purbaya: Uangnya belum ada di APBN 2025

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Rabu, 15 Oktober 2025 | 19:03 WIB
Menkeu Purbaya (kiri) merespons langkah Kepala BGN Dadan Hindayana (kanan) kembalikan anggaran MBG (Instagram/menkeuri - badangizinasional.ri)
Menkeu Purbaya (kiri) merespons langkah Kepala BGN Dadan Hindayana (kanan) kembalikan anggaran MBG (Instagram/menkeuri - badangizinasional.ri)

 

GENMILENIAL.ID – Isu pengembalian dana besar-besaran dari program Makan Bergizi Gratis (MBG) menuai perhatian publik.

Badan Gizi Nasional (BGN) mengaku telah mengembalikan Rp70 triliun anggaran yang tak terserap, namun pernyataan itu dibantah oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa, yang menyebut dana tersebut belum pernah dianggarkan dalam APBN 2025.

“Yang saya tahu dia balikin Rp100 triliun dari anggaran yang sempat diminta, tapi itu belum dianggarkan betul. Jadi sebetulnya uangnya belum ada,” kata Purbaya kepada wartawan di kantor Kemenkeu, Selasa, 14 Oktober 2025.

Baca Juga: KPK soroti program Makan Bergizi Gratis, fokus pada tata kelola, efektivitas, dan transparansi

Purbaya menjelaskan, pemerintah hanya memantau penyerapan anggaran MBG sebesar Rp71 triliun yang sudah ada dalam pagu APBN 2025.

“Yang kita lihat itu yang Rp71 triliun, bukan yang dibalikin. Kita pantau penyerapannya agar makin optimal,” ujar Purbaya.

Menurutnya, hingga awal Oktober 2025, penyerapan dana MBG baru mencapai 29 persen atau sekitar Rp20,6 triliun dari total anggaran Rp71 triliun.

Pemerintah berharap realisasi tersebut meningkat hingga akhir tahun.

Baca Juga: Warga lapor, polisi gagalkan peredaran narkoba di Jalancagak

Versi BGN: Dana tak terserap dikembalikan ke Presiden

Sementara itu, Kepala BGN Dadan Hindayana menyampaikan bahwa lembaganya memang telah mengembalikan Rp70 triliun dari total dana standby Rp100 triliun kepada Presiden.

“Tahun ini BGN menerima alokasi Rp71 triliun dan dana standby Rp100 triliun. Dari total itu, Rp99 triliun terserap, sementara Rp70 triliun dikembalikan karena kemungkinan tidak terserap di tahun ini,” kata Dadan dalam keterangannya, Selasa, 14 Oktober 2025.

Ia juga menyebut, anggaran MBG untuk tahun 2026 akan melonjak menjadi Rp268 triliun, ditambah dana cadangan Rp67 triliun sehingga total mencapai Rp335 triliun, menjadikannya program dengan pagu terbesar di Kabinet Merah Putih.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X