GENMILENIAL.ID — Kecelakaan maut yang melibatkan pedangdut Cantika Davinca mengguncang publik Tanah Air.
Dua remaja tewas setelah mobil yang ditumpangi jebolan D’Academy 5 itu menabrak sepeda motor di jalan gelap Desa Tulung, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, Jumat malam, 3 Oktober 2025.
Insiden ini memicu perdebatan di media sosial, terutama setelah muncul isu bahwa ban mobil Cantika meledak sebelum tabrakan terjadi. Namun, klarifikasi dari sang pedangdut justru membuka fakta berbeda.
Berikut rangkuman empat fakta penting di balik tragedi yang menelan dua korban jiwa tersebut.
1. Kecelakaan terjadi di lalan minim penerangan
Kepolisian Magetan menyebut peristiwa terjadi sekitar pukul 20.00 WIB di ruas jalan gelap tanpa penerangan memadai.
Mobil Toyota Innova Reborn bernopol AE 9 CAN yang ditumpangi Cantika berusaha menyalip kendaraan di depannya, namun dari arah berlawanan muncul sepeda motor tanpa lampu utama.
Benturan keras pun tak terhindarkan, menewaskan dua remaja berinisial BPW (13 tahun) dan F di tempat kejadian.
Baca Juga: KPK bongkar modus jual beli kuota haji 2024, travel ilegal kembalikan uang nyaris Rp100 miliar
2. Isu ban meledak terbantahkan
Isu bahwa penyebab kecelakaan adalah ban mobil meledak dibantah langsung oleh Cantika lewat unggahan di Instagram @cantika_davinca.
“Sekali lagi, kronologi lakaku bukan karena ban mobil meledak. Ban mobilku meledak setelah menabrak,” tulis Cantika pada Minggu, 5 Oktober 2025.
Ia menegaskan kondisi jalan yang gelap dan motor tanpa lampu menjadi penyebab utama kecelakaan.
Artikel Terkait
Diogo Jota tewas dalam kecelakaan tragis di Spanyol, dunia sepakbola berduka
Kecelakaan di perairan Maluku tewaskan dua mahasiswa UGM, program KKN-PPM dievaluasi
Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya tambah daftar panjang kecelakaan kapal di Selat Bali
Anaknya alami kecelakaan di Karimunjawa, Hengky Kurniawan: Ini jadi pelajaran agar lebih hati-hati
Kecelakaan beruntun libatkan rombongan bus warga Surabaya di Tol Malang–Gempol, sejumlah penumpang terluka
Polres Subang gelar Operasi Patuh Lodaya 2025, fokuskan penurunan kecelakaan dan keselamatan pengendara
Terekam CCTV, bus 168 tabrak toko bangunan di jalur rawan kecelakaan Bayeman