Radiasi Cs-137 di Cikande: Pemerintah tetapkan zona khusus, 1.562 warga dan pekerja diperiksa

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Sabtu, 4 Oktober 2025 | 21:07 WIB
Menyoroti kasus paparan radioaktif Cs-137 di kawasan industri Cikande, Banten (Dok. KemenLH)
Menyoroti kasus paparan radioaktif Cs-137 di kawasan industri Cikande, Banten (Dok. KemenLH)

GENMILENIAL.ID – Kawasan industri di Cikande, Banten, kini menjadi sorotan nasional usai ditemukannya material radioaktif Cesium-137 (Cs-137) di area peleburan logam.

Pemerintah menetapkan kawasan tersebut berstatus kejadian khusus radiasi untuk mempercepat proses penanganan dan pemulihan.

Kasus ini diduga berasal dari aktivitas di PT Peter Metal Technology (PMT) yang mengolah logam bekas dan menyebabkan kontaminasi terbatas di wilayah Cikande.

Dampaknya bahkan sempat merembet ke sektor ekspor, setelah produk udang beku Indonesia ditolak Amerika Serikat pada Agustus 2025 akibat indikasi radiasi.

Baca Juga: Tantangan berat Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026: Absennya Emil Audero hingga duel kontra Arab Saudi dan Irak

Pemerintah tetapkan status khusus radiasi Cs-137

Keputusan ini diumumkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa, 30 September 2025.

“Satgas memastikan kontaminasi Cs-137 hanya terjadi di Cikande, tidak pada rantai pasok nasional maupun ekspor,” tegas Zulhas.

“Oleh karena itu, kita menetapkan Cikande sebagai status kejadian khusus radiasi radionuklida Cs-137 agar bisa dilakukan penanganan cepat dan terkoordinasi,” lanjutnya.

1.562 warga dan pekerja telah diperiksa

Pasca penetapan zona khusus, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) langsung melakukan pemeriksaan medis terhadap 1.562 orang yang terdiri atas pekerja dan warga sekitar kawasan industri.

Baca Juga: Basuki Hadimuljono optimis IKN siap jadi Ibu Kota Politik 2028, dapat dukungan pembiayaan dari Menkeu Purbaya

Hasil awal menunjukkan 9 orang positif terpapar radiasi internal, berdasarkan pemeriksaan whole body counter (WBC).

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes, Aji Muhawarman, menyebut seluruh pasien kini dalam kondisi stabil dan telah menjalani perawatan di RS Fatmawati, Jakarta.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X