Siap kerahkan pasukan perdamaian
Prabowo menyatakan kesiapan Indonesia mengirimkan 20 ribu personel untuk misi perdamaian di bawah PBB, termasuk ke Gaza, Ukraina, Sudan, dan Libya. Selain itu, Indonesia juga siap berkontribusi finansial.
Paparkan Ketahanan Pangan dan Iklim
Di luar isu geopolitik, Prabowo menegaskan capaian Indonesia di bidang pangan. Cadangan beras nasional kini mencapai 4 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah, bahkan siap diekspor.
“Kita sudah mulai mengekspor beras, termasuk untuk Palestina,” ungkapnya.
Baca Juga: Unsri bekukan Himateta imbas video cium kening: 15 mahasiswa diperiksa, investigasi jalan terus
Ia juga menyinggung rencana pembangunan tanggul laut raksasa sepanjang 480 km untuk menghadapi ancaman perubahan iklim.
“Mungkin butuh 20 tahun, tapi kita harus mulai sekarang,” katanya.
Pidato ini menjadikan Prabowo tampil bukan sekadar sebagai kepala negara, tetapi sebagai pemimpin yang membawa pesan moral, sejarah, dan solusi strategis bagi masa depan dunia.***
Artikel Terkait
Prabowo jadi pembicara di Sidang Umum PBB, Kemlu pastikan bahas isu global panas
142 Negara dukung Palestina merdeka, akar konflik Israel sejak 1947 kembali jadi sorotan
Empat negara barat akui Palestina, Netanyahu murka: Tak akan ada negara Palestina di barat Yordan
Pengakuan Palestina oleh Inggris dan sekutunya picu ancaman aneksasi Israel, jadi harapan baru perdamaian
Drama mikrofon mati di sidang PBB: Dari Erdogan, Prabowo, hingga Carney, pesan pro Palestina tetap bergema
Prabowo gegerkan sidang PBB: Delapan entakan meja, riuh tepuk tangan delegasi, hingga kelakar Trump
Pidato Prabowo di PBB tuai pujian: Titiek Soeharto terharu, Cak Imin samakan dengan Bung Karno