Di kancah internasional, Erick pernah membeli klub Italia Inter Milan pada 2013 dan menjadi presidennya hingga 2016.
Selain itu, ia pernah memiliki saham di DC United (AS), Philadelphia 76ers (NBA), dan sejak 2022 menjadi pemilik mayoritas Oxford United (Inggris).
Di dalam negeri, ia juga menjadi pemegang saham Persis Solo sejak 2021.
Lika-liku politik dan pemerintahan
Selain di dunia usaha dan olahraga, Erick juga punya rekam jejak politik.
Ia pernah dipercaya menjadi Ketua Tim Pemenangan Nasional Jokowi–Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019, sebelum akhirnya menjabat sebagai Menteri BUMN.
Baca Juga: Menanti sosok Menpora baru, publik penasaran siapa yang akan dilantik Prabowo di Istana
Kini, ia kembali mendapat mandat besar dengan portofolio baru sebagai Menpora.
Dengan rekam jejak lintas sektor, publik menaruh harapan besar agar Erick mampu menghadirkan terobosan nyata di bidang kepemudaan dan olahraga, sekaligus menjaga kesinambungan prestasi Indonesia di level nasional maupun internasional.***
Artikel Terkait
Erick Thohir pastikan Vanenburg tetap latih Timnas U-23 di Kualifikasi Piala Asia, SEA Games masih tanda tanya
IGK Manila tutup usia, Erick Thohir kenang kejayaan Persija dan Timnas Indonesia
IHSG anjlok lebih 1 persen usai kabar reshuffle 5 Menteri Prabowo
Erick Thohir tegaskan stop naturalisasi baru, Timnas Indonesia fokus pemain lokal dan diaspora
Istana tegaskan reshuffle kabinet Prabowo: Tak ada bersih-bersih, hanya putra-putri terbaik bangsa
Jokowi respons singkat soal Budi Arie kena reshuffle, janji segera bertemu
Mahfud MD prediksi reshuffle kabinet jilid II Oktober, singgung banyak pejabat belum kompeten