Berbeda dengan aksi-aksi mahasiswa di sejumlah daerah lain yang ricuh, unjuk rasa di Subang berlangsung kondusif tanpa bakar ban maupun vandalisme.
Massa justru disambut langsung Ketua DPRD Subang Victor Wirabuana bersama pimpinan dan anggota DPRD lain.
“Kami mengapresiasi cara teman-teman mahasiswa Subang menyampaikan aspirasi dengan tertib. Ini bukti Subang bisa jadi contoh kondusif,” kata Victor.
Baca Juga: Prabowo minta DPR dan pemerintah buka ruang dialog: Aspirasi rakyat harus didengar langsung
Lima tuntutan mahasiswa
Mahasiswa Subang menyampaikan lima tuntutan utama kepada DPR:
- Mengkaji ulang tunjangan DPR dan memastikan transparansi kebijakan serta anggaran.
- Membuka proses legislasi secara inklusif, khususnya terkait RUU Polri, RUU KUHAP, dan RUU TNI.
- Menghormati aspirasi rakyat dengan respons nyata, bukan sekadar permintaan maaf.
- Memberikan sanksi pada anggota DPR yang melanggar etika dan memicu kemarahan publik.
- Segera membahas dan mengesahkan RUU Perampasan Aset demi kepentingan masyarakat.
Aksi damai ini ditutup dengan penegasan mahasiswa bahwa perjuangan akan terus dilanjutkan selama suara rakyat belum benar-benar didengar.***
Artikel Terkait
Dinilai tak berempati, Jaringan Mitra Promedia desak Zulhas pecat Eko Patrio dan Uya Kuya
Isu tunjangan DPR jadi sorotan publik, Demokrat siap dievaluasi bersama fraksi lain
Subang tetapkan Siaga 1, TNI-Polri-Pemda satukan barisan amankan aksi massa
Prabowo tegaskan pemeriksaan kasus Brimob harus cepat dan transparan
Prabowo minta DPR dan pemerintah buka ruang dialog: Aspirasi rakyat harus didengar langsung
Analis: Prabowo harus lebih sering bicara lewat media, bukan influencer
Ojol Subang gelar seribu lilin untuk Affan, Kapolres janji proses transparan