Tragedi Affan Kurniawan: Polres dan Pemda Subang redam gejolak nasional dengan aksi humanis

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Sabtu, 30 Agustus 2025 | 16:35 WIB
Kapolres Subang, Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono gelar doa bersama di Masjid Agung Al-Musabaqoh usai salat Jumat 29 Agustus 2025 (Dok. Istimewa)
Kapolres Subang, Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono gelar doa bersama di Masjid Agung Al-Musabaqoh usai salat Jumat 29 Agustus 2025 (Dok. Istimewa)

“Mari kita jaga Subang agar tetap aman, nyaman, dan tenteram dengan semangat kekeluargaan. Jangan sampai kita terprovokasi oleh gejolak yang berkembang di tingkat nasional,” tegasnya.

Humanisme jadi penangkal gejolak

Kolaborasi doa bersama, silaturahmi, dan imbauan damai dari pemerintah daerah menunjukkan strategi humanis Subang dalam menghadapi isu nasional.

Baca Juga: Menteri PKP Maruarar Sirait janjikan rumah bersubsidi untuk keluarga Affan Kurniawan

Pesan yang ditegaskan, tragedi Affan harus menjadi momentum menjaga persatuan, bukan pemicu perpecahan.

Dengan pendekatan empati dan komunikasi terbuka, Subang berhasil menunjukkan bahwa humanisme adalah penangkal paling efektif dalam meredam potensi gejolak sosial di tengah situasi nasional yang memanas.***

 

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X