GENMILENIAL.ID – Indonesia diguncang rangkaian gempa bumi pada 20–21 Agustus 2025, yang terasa di 15 wilayah mulai dari Sumatera hingga Papua.
Meski beberapa wilayah terdampak kuat, belum ada laporan korban jiwa signifikan.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa awal terjadi di Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu, 20 Agustus, pukul 19.54 WIB, dengan magnitudo 4,9.
Guncangan terasa hingga Jakarta, Depok, Tangerang, Bekasi (Jadetabek), Pelabuhan Ratu, dan Bandung.
Baca Juga: China buka peluang bawa investor untuk bangun infrastruktur dan perumahan di IKN
Setelah itu, terjadi beberapa gempa susulan di berbagai wilayah, termasuk di Kabupaten Bekasi, Poso, Malang, Sumba Timur, Aceh, dan Papua.
BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada meski kejadian sudah berlalu, dan selalu mengikuti informasi resmi untuk antisipasi potensi gempa susulan.
Berikut catatan gempa yang dirilis BMKG pada periode tersebut:
- Aceh Jaya: magnitudo 5, pusat 457 km barat daya Calang, gempa terbesar.
- Bekasi, Jawa Barat: magnitudo 2,5–3,8 dengan beberapa susulan.
Baca Juga: Hilirisasi kelapa bisa hasilkan Rp2.600 triliun, Mentan dorong UMKM bangun pabrik
- Bengkulu (Enggano): magnitudo 3,3.
- Nusa Tenggara Barat & Timur: magnitudo 2,7–3,6 di Laut Bima, Laut Sumbawa, Sumba Timur, dan Karera.
- Jawa Barat (Cianjur & Purwakarta): magnitudo 2,2–2,2.
- Jawa Timur (Malang): magnitudo 3,3.
- Sulawesi Tengah & Selatan: magnitudo 2,1–3,9 di Poso, Buol, Donggala, dan Luwu Utara.
- Sulawesi Utara & Gorontalo: magnitudo 2,4–3,0 di Lolak, Pohuwato, dan Bolaang Uki.
- Sulawesi Tenggara (Konawe): magnitudo 3,7.
Baca Juga: Keluhan petani tebu ke DPR: Stok gula mandek 100 ribu ton, impor dinilai tak terkendali
- Papua (Sarmi): magnitudo 2,5.
- Bali (Tabanan): magnitudo 2,5.
- Maluku Tengah: magnitudo 3,9.
BMKG menekankan, rangkaian gempa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu siap tanggap darurat dan memperhatikan struktur bangunan di wilayah rawan gempa.***
Artikel Terkait
Bercermin dari gempa 6,4 SR di Gorontalo, penelitian geologi ini jadi pengingat penduduk setempat untuk tingkatkan kewaspadaan
Sempat muncul kekhawatiran penurunan layanan informasi, Kepala BMKG pastikan anggaran pengelolaan gempa bumi dan tsunami tak terpengaruh efisiensi
BMKG minta masyarakat waspada adanya potensi tsunami saat lebaran 2025, ini titik lokasinya
Penyebab BMKG keluarkan peringatan potensi tsunami saat lebaran di DIY dan imbauannya
Puncak musim kemarau 2025 diprediksi Agustus, tapi hujan masih turun, ini penjelasan BMKG
Gempa magnitudo 6,3 guncang Bengkulu, puluhan rumah rusak, warga mengungsi
Gempa M 4,9 guncang Jakarta-Bekasi, warga panik, BNPB pastikan belum ada laporan kerusakan