Chaos di Los Angeles: Migran demo besar gegara razia Trump, Gubernur Newsom murka

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 10 Juni 2025 | 22:52 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump (Instagram.com/@potus)
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump (Instagram.com/@potus)

GENMILENIAL.ID - Gelombang unjuk rasa besar-besaran yang berujung kerusuhan melanda Los Angeles (LA), Amerika Serikat, sejak Sabtu, 7 Juni 2025.

Aksi tersebut dipicu kebijakan Presiden Donald Trump terkait razia migran yang dilakukan oleh petugas Imigrasi dan Bea Cukai (ICE) di wilayah tersebut.

Ribuan migran turun ke jalan memprotes kebijakan itu. Mereka menilai tindakan razia tidak manusiawi dan menyebabkan keresahan massal di komunitas migran, khususnya di Los Angeles yang dikenal sebagai salah satu wilayah dengan populasi migran terbesar di AS.

Kerusuhan mulai pecah ketika aparat kepolisian berupaya membubarkan massa.

Baca Juga: DEFEND ID tampilkan sinergi pertahanan nasional di Indo Defence 2024

Situasi makin memanas setelah Trump memerintahkan pengerahan sedikitnya 2.000 personel keamanan dari Kepolisian LA dan Pasukan Garda Nasional.

Kebijakan tersebut langsung mendapat kritik tajam dari Gubernur California, Gavin Newsom.

Ia menilai pengerahan Garda Nasional oleh pemerintah pusat sebagai pelanggaran serius terhadap kewenangan negara bagian.

“Saya secara resmi meminta Pemerintahan Trump membatalkan pengerahan pasukan yang melanggar hukum di daerah Los Angeles dan mengembalikan area ini ke komando saya,” tegas Newsom dalam unggahan di laman X, dikutip Selasa, 10 Juni 2025.

Baca Juga: Ash Shiddiq Tours kurban satu sapi dan satu domba, bagikan daging ke karyawan dan masyarakat sekitar

Dalam surat resminya kepada pemerintah federal, Newsom menyebut langkah Trump sebagai bentuk intervensi yang memperkeruh situasi.

Ia mendesak agar kendali penuh atas Garda Nasional dikembalikan kepada pemerintah negara bagian California.

Hingga berita ini diturunkan, kondisi di beberapa titik di Los Angeles masih mencekam, dengan aparat keamanan berjaga di pusat-pusat kerusuhan.

Pemerintah daerah juga mengimbau warga untuk tetap berada di rumah dan menghindari lokasi unjuk rasa.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Sumber: AP News, X.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X