HUT ke-80 RI, Bupati Subang targetkan jalan mulus 2027 dan Subang hijau kompetitif 2029

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Selasa, 19 Agustus 2025 | 10:56 WIB
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi dan Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Subang, Minggu 17 Agustus 2025 (Dok. Istimewa)
Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi dan Wakil Bupati Subang, Agus Masykur Rosyadi pada peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Subang, Minggu 17 Agustus 2025 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID – Upacara puncak peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Subang, Minggu 17 Agustus 2025, menjadi panggung penting bagi Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi dalam memaparkan capaian sekaligus arah pembangunan daerah hingga 2029.

Dengan mengusung semangat 'Ngabret, Ngawangun Bareng Rakyat,' Reynaldy menegaskan bahwa fondasi pembangunan kini sudah diletakkan, dan Subang bersiap memasuki fase percepatan menuju daerah hijau, inklusif, dan kompetitif di tingkat global.

Infrastruktur jalan jadi prioritas utama

Sejak awal kepemimpinannya, Reynaldy menempatkan infrastruktur sebagai prioritas.

Baca Juga: Viral, Charly van Houten bebaskan cafe putar lagunya tanpa bayar royalti, malah diberi hadiah

Pada 2025, dana Rp250 miliar digelontorkan untuk memperbaiki sekitar 80 km jalan kabupaten.

Tak hanya itu, Program Saba Desa yang telah mengunjungi 66 desa di 22 kecamatan dimaksudkan agar pembangunan jalan dan infrastruktur dasar sesuai kebutuhan warga.

“Target kami, kondisi jalan mantap mencapai 90 persen di 2026, dan 2027 seluruh perbaikan jalan tuntas,” tegasnya.

Transformasi digital & transparansi pemerintahan

Di bidang tata kelola, Subang meluncurkan aplikasi Subang Smart Digital yang memungkinkan masyarakat mengakses layanan publik hanya dengan ponsel.

Baca Juga: Film animasi 'Merah Putih One for All' hanya raih rating 1,0 di IMDb, penonton soroti dugaan plot dari AI

Prestasi transparansi juga terjaga dengan kembali diraihnya predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK atas pengelolaan keuangan daerah.

Pemberdayaan sosial & ekonomi kreatif

Capaian sosial turut digarisbawahi, seperti program Subang Ngabret Nyaah Ka Indung yang menyalurkan bantuan senilai Rp825,6 juta kepada 1.032 lansia di 245 desa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X