GENMILENIAL.ID – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi kembali menegaskan alasan di balik larangan study tour sekolah yang ia keluarkan baru-baru ini.
Ia mengungkapkan bahwa kegiatan tersebut tak jarang membebani keuangan keluarga siswa, bahkan memaksa sebagian orang tua meminjam uang ke rentenir.
Dalam podcast bersama Deddy Corbuzier yang diunggah Senin, 4 Agustus 2025, Dedi Mulyadi yang akrab disapa KDM menceritakan keluhan salah satu orang tua siswa yang ia temui.
Baca Juga: PPP Subang gelar LKKD di pesantren, targetkan kader jadi penggerak dan rebut 5 kursi di 2029
“Anak saya itu harus study tour, ongkosnya Rp2,5 juta, bekal Rp1,5 juta, total Rp4 juta,” ujar KDM menirukan curhatan orang tua tersebut.
“Gede lho itu.” sambungnya menekankan.
Menurut KDM, banyak orang tua yang akhirnya terjerat utang ke 'Bank Emok', sebutan untuk rentenir desa yang beroperasi secara terorganisir meski ilegal.
“Bank Emok itu menarik bunga tidur, tidak bayar pajak, dan merugikan negara,” tegasnya.
Baca Juga: Sulthan Zaky resmi dipinjamkan PSM ke klub Kamboja, awali petualangan internasional
Lebih lanjut, ia menyayangkan bahwa kegiatan study tour kerap kali hanya sebatas piknik biasa ke tempat wisata, tanpa substansi pendidikan yang kuat.
Karena itulah, KDM melarang kegiatan semacam itu melalui Surat Edaran Nomor 43/PK.03.04/Kesra, sebagai bagian dari program '9 Langkah Pembangunan Pendidikan Jawa Barat Menuju Gapura Panca Waluya'.
Sebagai pengganti, sekolah didorong menggelar kegiatan edukatif berbasis inovasi dan kewirausahaan seperti pengelolaan sampah, peternakan, perikanan, pertanian, serta industri rumahan.***
Artikel Terkait
ESAI : Membenahi paradigma dan tata kelola study tour
Usai viral liburan tanpa izin ke KDM, Lucky Hakim bisa kena sanksi diberhentikan dari jabatan Bupati Indramayu selama 3 bulan
KDM di Subang: Bangun karakter siswa, reformasi birokrasi jangan bergantung APBD
Kunjungi keluarga korban, KDM: Mulai sekarang jadi anak Pak Dedi
Dedi Mulyadi kukuh larang study tour: Bukan bebani orang tua demi piknik
Viral video Dedi Mulyadi terbaring di RS, KDM klarifikasi: Saya relawan vaksin, bukan karena sakit
Dedi Mulyadi tegaskan larangan study tour bukan untuk tekan wisata, tapi hentikan eksploitasi siswa