GENMILENIAL.ID – Kritik terhadap sambutan kunjungan luar negeri Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, mencuat di Parlemen Malaysia.
Salah satu anggota dewan, Machang, menyampaikan keprihatinannya atas minimnya perhatian internasional terhadap lawatan Anwar ke Prancis, yang dinilai kontras dengan sambutan megah yang diterima Presiden RI, Prabowo Subianto.
Dalam sidang Dewan Rakyat Malaysia, Machang menyebut Prabowo hadir di Paris atas undangan langsung dari Presiden Prancis, Emmanuel Macron, untuk menghadiri Bastille Day 2025, yang diperingati pada 14 Juli lalu.
Baca Juga: Kang Rey: Subang tak butuh pembangunan instan, tapi berakar pada budaya leluhur
“Prabowo hadir dijemput oleh Presiden Macron ke perayaan Bastille Day 2025,” ujar Machang, dikutip dari siaran YouTube resmi Parlimen Malaysia, Kamis, 24 Juli 2025.
Machang mempertanyakan mengapa Anwar hanya disambut oleh pejabat protokol biasa, bukan setingkat menteri atau kepala negara.
“Beliau dijemput oleh pegawai yang protokolnya jauh lebih rendah, dibandingkan dengan Prabowo,” tegasnya.
Sambutan Anwar dianggap sepi, tak dilirik media internasional
Machang menilai kunjungan Anwar Ibrahim ke Istana Kepresidenan Prancis pada 3 Juli 2025 lalu berlangsung tanpa sorotan media besar dan minim seremoni, berbanding terbalik dengan kemeriahan sambutan Prabowo yang diwarnai parade militer, jamuan kenegaraan, dan liputan internasional.
Baca Juga: Honda ADV 160 masih dikeluhkan: Jok keras, shock kurang nyaman, hingga mesin rawan benturan
Ia menegaskan pentingnya strategi komunikasi diplomatik untuk mengangkat citra Malaysia di panggung global.
“Ini soal peliputan media, agar nama besar Malaysia harum di mata dunia,” tutupnya.
Prabowo disambut meriah, media asing soroti Indonesia
Sambutan meriah untuk Prabowo Subianto bahkan menjadi sorotan media asing. South China Morning Post (SCMP) menyebut kunjungan tersebut menandai peran aktif Indonesia dalam geopolitik global.
Artikel Terkait
PM Anwar Ibrahim: Potensi investasi RI-Malaysia terlalu besar tapi belum dioptimalkan
Presiden Prabowo langsung gelar ratas usai terima PM Malaysia, bahas isu ekonomi dan hubungan bilateral
Kurir Happy Five ditangkap di Kelapa Gading, edarkan 25.000 butir atas perintah bos dari Malaysia
Wakil Ketua KPK mengaku sedih lihat persepsi korupsi RI tertinggal dari Malaysia dan Singapura
Vanenburg tegaskan wajib menang lawan Malaysia: Ini seperti derbi, bukan main aman
Garuda muda wajib kandaskan Malaysia di laga penentu Grup A Piala AFF U-23 2025
Erick Thohir kecewa Timnas U-23 gagal menang lawan Malaysia: Jangan hanya bisa lawan Brunei!