GENMILENIAL.ID – Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) mulai melakukan investigasi menyeluruh terhadap insiden tenggelamnya kapal KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali.
Ketua KNKT, Soejanto Tjahjono, menyampaikan bahwa proses investigasi telah dimulai sejak Jumat, 4 Juli 2025.
Salah satu langkah awal yang dilakukan adalah menghimpun berbagai rekaman video dari media sosial yang merekam detik-detik kapal tenggelam.
Baca Juga: Tom Lembong hadapi sidang tuntutan skandal korupsi impor gula Rp578 miliar
"Kami sudah mulai mengumpulkan video-video di medsos saat kapal tenggelam," ujar Soejanto dalam konferensi pers di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jumat 4 Juli 2025.
Selain itu, KNKT juga memeriksa riwayat dan proses penerbitan surat persetujuan berlayar (SPB) untuk mengetahui apakah kapal telah memenuhi seluruh syarat kelayakan pelayaran.
Tim juga akan mengevaluasi ketersediaan dan fungsi alat keselamatan seperti sekoci dan jaket pelampung di atas kapal.
"Kami akan cek juga berapa jumlah alat keselamatan di kapal yang berfungsi," tambahnya.
Baca Juga: Dituntut 7 tahun penjara, Hasto minta Kader PDIP tetap tenang dan percaya hukum
Diketahui, KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di Selat Bali setelah bertolak dari Pelabuhan Ketapang pada Rabu malam, 2 Juli 2025.
Kapal tersebut membawa 65 orang, terdiri atas 53 penumpang dan 12 kru.
Hingga Jumat 4 Juli 2025, tim SAR gabungan melaporkan 29 penumpang selamat, 6 orang meninggal dunia, dan sisanya masih dalam proses pencarian.***
Artikel Terkait
Heboh! Greta Thunberg dan 11 aktivis dikabarkan diculik Israel di kapal bantuan Gaza
Jokowi tanggapi santai isu kapal JKW Mahakam: Kalau benar punya saya, alhamdulillah kaya raya
KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di Selat Bali: 15 Orang selamat, 4 korban ditemukan meninggal
Meski sedang umrah, Prabowo beri instruksi tanggap darurat tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya
Kemenhub: KMP Tunu Pratama Jaya alami distress sebelum tenggelam di Selat Bali
Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya tambah daftar panjang kecelakaan kapal di Selat Bali
Tangis keluarga korban KMP Tunu Pratama Jaya pecah di Banyuwangi: Katanya mau pulang hari ini