Meski sedang umrah, Prabowo beri instruksi tanggap darurat tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 8 Juli 2025 | 02:08 WIB
Presiden Prabowo dan delegasi Indonesia saat melaksanakan umrah di Tanah Suci ketika kunjungan di Arab Saudi pada Kamis dini hari, 3 Juli 2025 waktu setempat (presiden.go.id)
Presiden Prabowo dan delegasi Indonesia saat melaksanakan umrah di Tanah Suci ketika kunjungan di Arab Saudi pada Kamis dini hari, 3 Juli 2025 waktu setempat (presiden.go.id)

GENMILENIAL.ID – Presiden Prabowo Subianto dikabarkan langsung memberikan instruksi tanggap darurat atas insiden tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali, Rabu malam, 2 Juli 2025.

Kabar tersebut disampaikan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya dari Makkah, Arab Saudi, pada Kamis, 3 Juli 2025.

Diketahui, Presiden Prabowo tengah menjalani ibadah umrah dalam rangkaian kunjungan kenegaraannya ke Arab Saudi.

Baca Juga: Evaluasi SOP pendakian gunung, Agam Rinjani soroti lisensi pemandu: Kami punya kemampuan tapi tak punya sertifikat

“Bapak Presiden mendapat laporan dan informasi dari Tanah Air bahwa telah terjadi kecelakaan tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali karena cuaca buruk,” ujar Seskab Teddy.

Meski sedang berada di Tanah Suci, Prabowo langsung memerintahkan kepada Basarnas dan seluruh badan terkait untuk segera melakukan langkah penyelamatan terhadap seluruh penumpang dan awak kapal.

“Dari Tanah Suci, Beliau langsung memerintahkan kepada jajaran Basarnas dan badan terkait untuk segera melakukan tanggap darurat penyelamatan para penumpang dan kru secepat mungkin,” tambahnya.

Baca Juga: Perbandingan baterai NCM dan LFP jadi sorotan di tengah keraguan warga beli mobil listrik

KMP Tunu Pratama Jaya diketahui berangkat dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali, sebelum akhirnya dilaporkan tenggelam akibat cuaca buruk.

Berdasarkan data resmi, kapal tersebut mengangkut 65 orang, terdiri dari 53 penumpang dan 12 kru, serta membawa 22 unit kendaraan berbagai jenis.

Hingga Kamis pagi, 3 Juli 2025, laporan dari tim SAR menyebutkan sebanyak 23 orang ditemukan selamat, 4 korban dinyatakan meninggal dunia, dan 38 lainnya masih dalam pencarian.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X