KMP Tunu Pratama Jaya tenggelam di Selat Bali: 15 Orang selamat, 4 korban ditemukan meninggal

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 8 Juli 2025 | 01:45 WIB
KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Perairan Selat Bali Ketapang Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Dok. Polda Jatim)
KMP Tunu Pratama Jaya yang tenggelam di Perairan Selat Bali Ketapang Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur (Dok. Polda Jatim)

GENMILENIAL.ID – Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya tenggelam di perairan Selat Bali pada Rabu malam, 2 Juli 2025.

Dalam kejadian ini, 15 penumpang berhasil diselamatkan dan 4 lainnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kapal yang bertolak dari Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali itu sempat hilang kontak sebelum akhirnya dinyatakan tenggelam.

Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Rama Samtama Putra menyampaikan bahwa pihaknya telah menggelar rapat koordinasi dengan berbagai instansi untuk merespons insiden ini.

Baca Juga: Usai sidang, Vadel Badjideh minta maaf ke Nikita Mirzani dan Lolly: Saya menyesal

Sementara itu, Kepala KSOP Tanjung Wangi, Capt. Purgana menjelaskan, insiden tenggelamnya kapal diketahui pada pukul 23.15 WIB.

"Sebelum kapal dinyatakan hilang kontak, ada komunikasi singkat sekitar 20 menit sebelumnya antara awak kapal," ujar Purgana dalam keterangan resminya, Kamis, 3 Juli 2025.

KMP Tunu Pratama Jaya tercatat mengangkut total 65 orang, terdiri atas 53 penumpang dan 12 kru, serta membawa 22 unit kendaraan.

Kapal berangkat pukul 22.56 WIB dan mulai mengirimkan sinyal darurat pada pukul 23.20 WIB. Sekitar 15 menit kemudian, petugas Syahbandar di Pelabuhan Ketapang melaporkan bahwa kapal tenggelam.

Baca Juga: Prabowo tunaikan umrah di Makkah, dapat kesempatan langka salat di dalam Ka’bah

Evakuasi dimulai sejak dini hari. Pada pukul 04.15 WIB, empat orang ditemukan selamat di perairan Cekik, Gilimanuk, dan langsung dibawa ke Kantor BPTD setempat.

Evakuasi lanjutan pukul 06.00 WIB berhasil menyelamatkan 15 orang di perairan Pebuahan. Sementara empat korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan telah dievakuasi ke RSUD Negara, Bali, sekitar pukul 07.40 WIB.

Basarnas kini memimpin operasi pencarian dan penyelamatan yang melibatkan sembilan kapal dari berbagai unsur, termasuk TNI AL, Polairud, dan KSOP.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X