Iran-Israel saling tuduh langgar gencatan senjata, pernyataan Trump jadi sorotan

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 24 Juni 2025 | 19:53 WIB
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump (Instagram.com/@realdonaldtrump)
Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump (Instagram.com/@realdonaldtrump)

GENMILENIAL.ID – Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara sepihak mengumumkan bahwa Iran dan Israel telah menyepakati gencatan senjata penuh yang akan mengakhiri perang selama 12 hari terakhir.

Pernyataan tersebut ia sampaikan melalui platform media sosial Truth Social pada Selasa, 24 Juni 2025.

"Gencatan senjata kini berlaku, jangan melanggarnya! Tertanda, Donald Trump, Presiden Amerika Serikat," tulisnya.

Trump menyebut bahwa gencatan senjata akan dimulai secara bertahap. Iran dijadwalkan menghentikan serangan terlebih dahulu, disusul Israel pada jam ke-12, dan seluruh konflik akan resmi berakhir dalam 24 jam ke depan.

Baca Juga: Konflik Iran-Israel memanas, Rosan Roeslani: Arus investasi asing ke RI masih stabil

Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada konfirmasi resmi dari pemerintah Israel maupun Iran, sementara Gedung Putih dan Pentagon juga belum mengeluarkan pernyataan terkait.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menyatakan bahwa tidak ada kesepakatan resmi antara negaranya dan Israel terkait gencatan senjata.

Namun, ia memberi isyarat bahwa Iran bersedia menghentikan serangan balasan jika Israel menghentikan agresinya terhadap rakyat Iran paling lambat pukul 04.00 waktu Teheran.

"Jika Israel menghentikan agresi ilegalnya terhadap rakyat Iran selambat-lambatnya pukul 04.00, Iran tidak berniat untuk melanjutkan serangan balasannya setelah itu," tulis Abbas melalui akun X pribadinya.

Baca Juga: Presiden Prabowo kirim bunga anggrek ungu untuk Jokowi, begini isi pesan ulang tahunnya yang menyentuh

Di pihak lain, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, justru mengklaim Iran telah melanggar kesepakatan gencatan senjata.

Ia menyebut telah menginstruksikan militer Israel (IDF) untuk merespons pelanggaran tersebut dengan tindakan tegas.

"Saya telah menginstruksikan IDF untuk menanggapi pelanggaran gencatan senjata oleh Iran," ujarnya melalui akun X @israel_katz.

Katz bahkan menyebut bahwa Israel tengah menyiapkan serangan dahsyat terhadap target rezim Iran di Teheran, seraya menuding Iran telah melakukan pelanggaran serius atas deklarasi gencatan senjata yang diumumkan Presiden Trump.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X