KPK periksa Ustaz Khalid Basalamah terkait dugaan korupsi kuota haji Kemenag

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Senin, 23 Juni 2025 | 21:28 WIB
Penceramah atau ustaz Khalid Basalamah (Instagram.com/@khalidbasalamahofficial)
Penceramah atau ustaz Khalid Basalamah (Instagram.com/@khalidbasalamahofficial)

GENMILENIAL.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa pendakwah Ustaz Khalid Basalamah pada Senin, 23 Juni 2025, terkait penyelidikan kasus dugaan korupsi kuota haji di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag) RI.

Keterangan ini disampaikan oleh Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

“Benar, yang bersangkutan dimintai keterangannya terkait dengan perkara haji. Yang bersangkutan kooperatif dan menyampaikan informasi serta pengetahuan yang sangat membantu penyidik,” ujar Budi kepada awak media.

Baca Juga: Retret gelombang II jadi momen evaluasi program prioritas, Wamendagri: Sudah ada feedback dari daerah

Budi juga mengingatkan pentingnya sikap kooperatif dari para pihak lain yang kemungkinan mengetahui informasi seputar perkara tersebut.

“Tentu ini penting juga bagi pihak-pihak lain untuk kooperatif menyampaikan informasi dan keterangan yang diketahui, supaya penanganan perkara terkait haji ini dapat berjalan efektif dan segera terang penanganannya,” tuturnya.

Menurut Budi, penyelidikan kasus ini masih berada pada tahap permintaan keterangan, belum naik ke penyidikan.

Namun, KPK berkomitmen untuk mendalami dan menelusuri setiap informasi yang relevan.

Baca Juga: Cloudflare gagalkan serangan DDoS terbesar dalam sejarah: 37,4 terabyte data hanya dalam 45 detik

“KPK berkomitmen untuk terus mendalami, menelusuri setiap informasi, dan segera menaikkan perkara ini ke tahap berikutnya,” imbuhnya.

Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari Khalid Basalamah terkait proses pemeriksaan tersebut.

Sebelumnya, KPK juga telah meminta keterangan dari sejumlah pihak lain yang belum disebutkan identitasnya.

Sementara itu, Ketua KPK Setyo Budiyanto menyatakan bahwa dugaan korupsi kuota haji khusus tidak hanya terjadi pada tahun 2024, tetapi juga pada tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga: Yamaha luncurkan warna baru Fazzio Hybrid, warganet pertanyakan inovasi nyata

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X