Jokowi tanggapi santai cuitan kader PSI soal ‘penuhi syarat jadi nabi’: Mikir yang rasional saja

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Senin, 16 Juni 2025 | 19:07 WIB
Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo - respon cuitan viral kader PSI (Instagram.com/@jokowi)
Presiden ke-7 Indonesia, Joko Widodo - respon cuitan viral kader PSI (Instagram.com/@jokowi)

GENMILENIAL.ID – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menanggapi pernyataan viral kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menyebut dirinya memenuhi syarat sebagai nabi.

Menurut Jokowi, pernyataan semacam itu tidak masuk akal dan mengajak semua pihak untuk berpikir rasional.

Nabi terakhir itu Nabi Muhammad SAW,” kata Jokowi di kediamannya di Solo, Jumat, 13 Juni 2025.

“Kok ada pemikiran seperti itu? Mikir yang rasional aja lah,” lanjutnya.

Baca Juga: Jokowi tanggapi santai isu kapal JKW Mahakam: Kalau benar punya saya, alhamdulillah kaya raya

Pernyataan tersebut merespons cuitan Dedy Nur Palakka, kader PSI Bali, yang menuliskan komentar kontroversial melalui akun X (Twitter) pada 9 Juni 2025.

Dalam cuitannya, Dedy menyebut Jokowi “sudah memenuhi syarat jadi nabi” dan memujinya sebagai sosok yang selalu tersenyum dan dekat dengan rakyat.

“Jadi nabi pun sebenarnya beliau ini sudah memenuhi syarat, cuma sepertinya beliau menikmati menjadi manusia biasa,” tulis Dedy dalam akun @DedynurPalakka.

Cuitan itu langsung menuai kontroversi dan reaksi keras dari berbagai pihak.

Baca Juga: Kendala paspor tak halangi kepulangan, jemaah haji bisa gunakan SPLP

Dedy pun akhirnya menyampaikan permintaan maaf secara terbuka dan mengaku sudah mendapat teguran dari DPW PSI Bali.

“Dengan kesadaran penuh, saya mencabut pernyataan tersebut, demi menjaga ruang dialog publik yang sehat dan tidak menimbulkan salah tafsir yang berlarut-larut,” tulis Dedy dalam unggahan klarifikasinya.

Polemik ini menjadi peringatan akan pentingnya etika dalam menyampaikan pendapat di ruang digital, khususnya bagi publik figur maupun kader partai politik.***

 

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X