PKS tak tutup mata soal pemakzulan Gibran: Kami hormati dinamika politik

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Selasa, 10 Juni 2025 | 15:18 WIB
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muzzammil Yusuf (Dok. PKS )
Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muzzammil Yusuf (Dok. PKS )

GENMILENIAL.ID - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Muzzammil Yusuf, menanggapi wacana pemakzulan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka yang kembali mencuat.

Ia menegaskan bahwa PKS menghormati dinamika politik selama dijalankan sesuai konstitusi.

“PKS bekerja sebagai partai dan anggota dewan kita secara konstitusional,” kata Muzzammil di Kantor DPTP PKS, Jakarta Selatan, Sabtu, 7 Juni 2025.

Baca Juga: Kemenag beberkan kronologi jemaah haji Indonesia jalan kaki dari Muzdalifah ke Mina

Muzzammil mengatakan bahwa pihaknya menyerahkan klarifikasi isu pemakzulan kepada Gibran selaku pihak terkait.

Namun demikian, ia menyatakan PKS siap terlibat dalam proses politik yang berlangsung secara sah dan konstitusional.

“Sejauh semua hal berlangsung secara konstitusional, PKS akan terlibat. PKS menghormati berbagai dinamika politik yang ada. Inilah cerminan negara demokrasi,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan penghormatan kepada Forum Purnawirawan Prajurit TNI yang mengusulkan wacana tersebut, dan menyebut bahwa hal itu lahir dari kecintaan terhadap bangsa.

Baca Juga: Dedi Mulyadi temui pelaku geng motor Cirebon, beri pilihan: Pesantren atau penjara

“Para pelaku inisiatornya, orang-orang pejabat, TNI, yang saya kira mereka sangat mencintai NKRI,” ungkapnya.

Selain menanggapi isu pemakzulan, Muzzammil menyampaikan harapan atas pemerintahan mendatang di bawah Presiden terpilih Prabowo Subianto.

“Keberhasilan Pak Prabowo adalah kegembiraan 280 juta rakyat Indonesia,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa PKS akan terus mendukung upaya pembangunan nasional baik di tingkat pusat maupun daerah.

Baca Juga: Kemenag buka suara soal keterlambatan bus jemputan jemaah haji Indonesia dari Muzdalifah ke Mina

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X