Komisi III DPR tolak wacana legalisasi kasino: Kultur kita berbeda, belum waktunya

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Minggu, 8 Juni 2025 | 18:02 WIB
Ilustrasi kasino (freepik.com)
Ilustrasi kasino (freepik.com)

GENMILENIAL.ID - Anggota Komisi III DPR RI, Hasbiallah Ilyas, menyatakan penolakan tegas terhadap wacana legalisasi kasino atau perjudian resmi di Indonesia.

Ia menilai belum waktunya negara membuka ruang hukum untuk industri perjudian, karena masih banyak cara lain untuk meningkatkan pendapatan negara.

“Belum waktunya kita untuk mendapatkan income negara itu dari kasino,” ujar Hasbiallah saat ditemui di Jakarta Selatan, Sabtu, 7 Juni 2025.

Baca Juga: Kunjungi Pulau Gag, Bahlil disambut warga yang minta tambang nikel tetap beroperasi

Menurutnya, pemerintah harus fokus pada optimalisasi sektor-sektor yang lebih produktif dan sesuai dengan nilai bangsa, seperti penegakan hukum terhadap kasus korupsi serta pemanfaatan hasil sumber daya alam.

“Masih banyak yang bisa kita potensikan. Misalnya dari hasil alam itu lebih diperketat. Juga aparat hukum bisa merampas duit korupsi itu,” katanya.

Politisi dari Komisi III DPR itu juga menegaskan bahwa kultur masyarakat Indonesia tidak sama dengan negara-negara yang telah lebih dulu melegalkan perjudian, seperti Singapura, Makau, atau Amerika Serikat.

Baca Juga: Prabowo diundang hadiri KTT G7, PM Kanada telepon langsung Presiden RI

"Kalau menurut saya tidak perlu (legalisasi kasino), karena kultur kita berbeda," ucap Hasbiallah tegas.

Sikap Komisi III DPR ini menunjukkan penolakan atas upaya normalisasi perjudian yang dinilai bertentangan dengan nilai moral, sosial, dan hukum di Indonesia.

Wacana legalisasi kasino belakangan mengemuka kembali sebagai salah satu opsi peningkatan pendapatan negara, namun menuai pro-kontra tajam dari berbagai kalangan.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X