Aksi oknum suporter Persikas tuai respons Gubernur Jabar, 20 pemuda dipulangkan usai pendataan

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Kamis, 29 Mei 2025 | 21:33 WIB
20 oknum suporter dipulangkan usai jalani pemeriksaan dan pemdataan oleh polisi di Mapolres Subang, Kamis 29 Mei 2025 (Dok. Istimewa)
20 oknum suporter dipulangkan usai jalani pemeriksaan dan pemdataan oleh polisi di Mapolres Subang, Kamis 29 Mei 2025 (Dok. Istimewa)

GENMILENIAL.ID - Aksi sekelompok oknum suporter Persikas Subang yang membentangkan spanduk bertuliskan 'Selamatkan Persikas' saat acara 'Nganjang ka Warga' di Desa Sukamandijaya, Kecamatan Ciasem, Rabu malam, 28 Mei 2025, mendapat respons tegas dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.

Peristiwa terjadi ketika Dedi tengah berdialog dengan warga dalam suasana haru, saat seorang ibu membagikan kisah perjuangannya membesarkan empat anak.

Namun situasi berubah ketika sejumlah pemuda meneriakkan yel-yel dan mengangkat spanduk yang berisi aspirasi mengenai klub sepak bola kebanggaan Subang, Persikas.

Baca Juga: Visa furoda belum terbit jelang puncak haji, AMPHURI: Penerbitan jadi wewenang penuh Arab Saudi

Dedi menghentikan pidatonya dan menyampaikan bahwa forum tersebut tidak tepat untuk menyuarakan isu tentang klub sepak bola.

Ia menekankan bahwa saat ini masyarakat Subang lebih membutuhkan infrastruktur dan pendidikan yang memadai.

“Orang Subang bukan butuh Persikas hari ini. Orang Subang butuh jalan yang baik, butuh sekolah yang baik,” ucapnya dalam forum yang disambut keheningan hadirin.

Dedi juga menjelaskan bahwa pengelolaan klub profesional memerlukan dana besar yang tidak bisa hanya bergantung pada anggaran pemerintah daerah.

Baca Juga: Menjelang puncak haji, Kemenag imbau jemaah jangan lepas tas paspor meski ke toilet

Ia menyebut pembangunan kebutuhan dasar masyarakat harus menjadi prioritas utama.

Pasca-insiden tersebut, sebanyak 20 oknum suporter dibawa ke Polsek Ciasem untuk dimintai keterangan.

Beberapa di antaranya dipulangkan malam itu juga, sementara sisanya menjalani proses pendataan lebih lanjut di Mapolres Subang.

“Sebagian dari mereka dipanggil kembali keesokan harinya karena pemeriksaan belum selesai dan beberapa orang tua sulit dihubungi,” ujar Kasatreskrim Polres Subang, AKP Bagus Panuntun, Kamis malam, 29 Mei 2025.

Baca Juga: Lebih dari 200 ribu jemaah haji Indonesia sudah terima kartu nusuk, puncak ibadah semakin dekat

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X