“Bayangkan saja, ada jemaah yang belum siap berangkat namun tiba-tiba harus berangkat keesokan harinya, atau sebaliknya, jemaah yang seharusnya berangkat beberapa pekan lagi di kloter lain, mendadak harus segera berangkat, sistem seperti apa ini jika hasilnya justru menimbulkan kekacauan?” tuturnya.
Ia juga mempertanyakan mengapa ada 8 syarikah yang dilibatkan dalam ibadah haji untuk jemaah Indonesia pada tahun ini.
“Seharusnya Kementerian Agama telah melakukan identifikasi masalah dan langkah-langkah mitigasi sebelum menerapkan kebijakan ini dan apakah kekacauan yang terjadi saat ini sudah diketahui dan diantisipasi oleh Kemenag?” sambungnya.
Lebih lanjut, ia mendesak kementerian terkait untuk segera mencari solusi atas pelaksanaan sistem 8 syarikah di periode haji tahun ini.
Baca Juga: 4 Poin penting soal isu Grab-GoTo merger versi Rhenald Kasali, dari lapangan kerja hingga ekonomi RI
“Kami memberikan kesempatan kepada Kemenag dan Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah untuk bertindak cepat menangani masalah ini,” ucap anggota DPR yang kerap dipanggil Kiai Maman tersebut.
“Kami tidak dapat menerima jika penggunaan delapan syarikah ini justru menyengsarakan jemaah haji Indonesia,” tandasnya.***
Artikel Terkait
Dilepas Pj. Bupati, 432 jamaah dan 8 petugas kloter 1 jamaah haji asal Subang diberangkatkan
PPIH imbau jamaah haji Indonesia untuk lakukan sholat Jumat di Hotel, ini alasanya
Kisah perjuangan pedagang sate asal Sumut yang berhasil naik haji 2025, buah dari sabar menabung selama 55 tahun
PPIH siapkan bus shalawat yang beroperasi 24 jam dan punya 27 rute, layani transportasi jemaah haji Indonesia dari hotel ke Masjidil Haram
Rombongan pertama haji khusus dari Indonesia mulai tiba di Saudi, apa itu haji khusus?
Sama-sama mendapatkan pelayanan premium, ini perbedaan haji khusus dan haji furoda
Bea cukai Arab Saudi sita 100 slop rokok jemaah calon haji Indonesia, berpotensi ada denda yang harus dibayar