GENMILENIAL.ID - DPR meminta Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar untuk melakukan evaluasi penggunaan sistem 8 syarikah di momen ibadah haji 2025 ini.
Hal tersebut disampaikan oleh Maman Imanul Haq, anggota Komisi VIII DPR RI.
Maman mengklaim bahwa sistem 8 syarikah dalam ibadah haji tahun ini membuat pengelompokan kloter jadi kacau.
Syarikah sendiri dalam bahasa Arab artinya adalah kerja sama atau kemitraan.
Sedangkan dalam konteks ibadah haji adalah kerja sama jemaah haji dengan perusahaan yang ditunjuk oleh Pemerintah Arab Saudi untuk memberikan pelayanan penunjang selama ibadah berlangsung.
Layanan penunjang di antara adalah memenuhi kebutuhan logistik, kesehatan, akomodasi, dan lain-lain.
Calon jemaah haji Indonesia biasanya dilayani oleh syarikah Mashariq, tapi kini ada 7 syarikah lain yang ikut dalam pelayanan ini.
Delapan syarikah yang melayan jemaah haji Indonesia tahun 2025 adalah Al Bait Guests, Rakeen Mashariq, Sana Mashariq, Rehlat & Manafea, Al Rifadah, Rawaf Mina, MCDC, dan Rifad di mana masing-masing akan melayani antara 11 ribu hingga 36 ribu jemaah.
“Sistem syarikah ini membuat banyak jemaah suami istri terpisah, jemaah lanjut usia terpisah dari pendamping yang sangat mereka butuhkan,” ujar Maman di Jakarta, dikutip dari laman DPR RI pada Kamis, 15 Mei 2025.
“Karena itu kami meminta Menteri Agama segera melakukan evaluasi,” imbuhnya.
Kekacauan yang disebut oleh Maman adalah saat lebih satu syarikah menangani jemaah dari satu daerah yang sama, sehingga ada miskomunikasi dengan calon jemaah.
“Ini membingungkan jemaah dan juga Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU),” kata Maman.
Artikel Terkait
Dilepas Pj. Bupati, 432 jamaah dan 8 petugas kloter 1 jamaah haji asal Subang diberangkatkan
PPIH imbau jamaah haji Indonesia untuk lakukan sholat Jumat di Hotel, ini alasanya
Kisah perjuangan pedagang sate asal Sumut yang berhasil naik haji 2025, buah dari sabar menabung selama 55 tahun
PPIH siapkan bus shalawat yang beroperasi 24 jam dan punya 27 rute, layani transportasi jemaah haji Indonesia dari hotel ke Masjidil Haram
Rombongan pertama haji khusus dari Indonesia mulai tiba di Saudi, apa itu haji khusus?
Sama-sama mendapatkan pelayanan premium, ini perbedaan haji khusus dan haji furoda
Bea cukai Arab Saudi sita 100 slop rokok jemaah calon haji Indonesia, berpotensi ada denda yang harus dibayar