GENMILENIAL.ID - Menteri Pertanian RI (Mentan) Andi Amran Sulaiman melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap ketersediaan sembilan bahan pokok di Pasar Jaya Lenteng Agung, Jakarta Selatan, pada Sabtu 8 Maret 2025.
Dalam sidak tersebut, ditemukan bahwa minyak goreng merek Minyakita dalam kemasan 1 liter tidak sesuai takaran, dengan isi yang diduga hanya mencapai 750 hingga 800 mililiter.
Minyakita merupakan produk minyak goreng yang diproduksi oleh tiga perusahaan, yaitu PT Artha Eka Global Asia (AEGA), Koperasi Produsen UMKM Kelompok Terpadu Nusantara (KTN), dan PT Tunasagro Indolestari (TI). Berikut adalah profil singkat masing-masing perusahaan tersebut:
1. PT Artha Eka Global Asia (AEGA)
PT AEGA adalah perusahaan yang bergerak dalam berbagai bidang, termasuk perdagangan domestik, perdagangan internasional, properti, konstruksi, pergudangan, dan logistik.
Berdasarkan informasi dari akun LinkedIn resminya, perusahaan ini berambisi menjadi pemimpin dalam industri pangan dan kebutuhan konsumen di Indonesia.
Didirikan pada tahun 2022, PT AEGA berlokasi di Jalan Ampera Raya NKF No.18 B, Kelurahan Cilandak Timur, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
Sayangnya, situs resmi perusahaan (www.aegagrup.com) saat ini tidak dapat diakses.
Baca Juga: Ganti menu MBG saat Ramadan, Kepala BGN berdalih cari yang tidak basi sampai sore
2. Koperasi Produsen UMKM Kelompok Terpadu Nusantara (KTN)
Koperasi KTN dikenal sebagai produsen Minyakita sekaligus minyak goreng premium dengan merek KTN.
Selain itu, koperasi ini juga menjual berbagai kebutuhan pokok lainnya, termasuk sembako, produk herbal, serta produk-produk UMKM lainnya.
Koperasi ini berbasis di Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Kegiatan produksi dan distribusinya berfokus pada pemenuhan kebutuhan minyak goreng dalam negeri.
Artikel Terkait
Telisik kasus dugaan korupsi minyak mentah yang seret Kementerian ESDM, Kejagung: Alih-alih penuhi kebutuhan minyak malah ekspor-impor
Belum ada satu bulan, Dirjen Migas dicopot usai digeledah Kejagung soal kasus dugaan korupsi minyak mentah
Telisik kasus Dirut Pertamina Patra Niaga yang jadi tersangka skandal korupsi minyak mentah, diduga rugikan negara Rp193 triliun!
Buktikan bukan hoax dan temukan Minyakita hanya berisi 0,75 liter, Mentan bersikeras cabut izin perusahaan
Sebelum ditemukan Mentan, ternyata Mendag sudah pernah tutup satu pabrik Minyakita
Sejarah panjang diciptakan Minyakita yang kini telah melenceng dari tujuannya dan berbagai kasus yang terjadi
Skandal Minyakita mencuat, DPR soroti kerugian warga RI: Pengawasan harus diperketat