3 Respon menteri Prabowo soal usulan pejabat pakai transportasi umum hingga tak dikawal, salah satunya Bahlil ngaku dulu jadi sopir angkot

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Rabu, 5 Februari 2025 | 01:45 WIB
Potret Presiden RI saat mendapatkan patroli pengawalan (Patwal) di Magelang, Jawa Tengah (Jateng), pada 27 Oktober 2024 lalu (Instagram.com/@prabowo)
Potret Presiden RI saat mendapatkan patroli pengawalan (Patwal) di Magelang, Jawa Tengah (Jateng), pada 27 Oktober 2024 lalu (Instagram.com/@prabowo)

Terdapat sejumlah tanggapan yang pernah disampaikan para menteri maupun wakil menteri RI selaku pejabat negara RI terkait usulan tersebut. Berikut di antaranya:

1. Zulhas: Saya memang terbiasa jalan kaki

Terkait usulan pejabat pemerintahan RI naik transportasi umum, Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan pernah menanggapi hal itu dengan menyebut dirinya telah terbiasa jalan kaki.

"Saya kan memang biasa jalan kaki. Coba lihat tuh kaki saya gede," ujar Zulhas di sela kunjungan kerja bertemu petani di Kecamatan Licin, Banyuwangi, Jawa Timur, pada Senin, 3 Februari 2025.

"Kita dari petani sudah biasa lah naik mobil, jalan kaki, naik bus, apalagi dulu mulai sekolah kalau nggak jalan ya angkutan umum," tambahnya.

Baca Juga: Kisah cinta Barbie Hsu dan DJ Koo, menikah setelah 20 tahun putus, kini dipisahkan oleh maut hanya 5 hari sebelum perayaan anniversary pernikahan ke-3

2. Bahlil: Jangan ajari saya naik angkutan umum

Dalam kesempatan berbeda, Menteri ESDM, Bahlul Lahadalia pernah menyebut dirinya tidak perlu diajari untuk naik angkutan umum karena pernah menjadi sopir angkot.

"Yang menyampaikan ide itu siapa? Tolong kasih tahu kepada pengamat itu, kalau Menteri, saya Bahlil, jangan ajari saya naik angkutan umum karena saya kondektur angkot 3 tahun di terminal," terang Bahlil kepada awak media di The Highland Park Resort, Bogor, Jawa Barat, pada Minggu, 2 Februari 2025.

"Jadi sopir angkot 2 tahun waktu sekolah SMA. Kuliah juga bawa angkot," ungkap sang menteri pada era Prabowo.

3. Nusron Wahid lebih pilih naik motor

Menteri Agraria dan Tata Ruang atau Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid juga pernah menegaskan dirinya lebih memilih menaiki sepeda motor atau berjalan kaki tanpa perlu dikawal dengan menggunakan mobil dinas.

Baca Juga: Dollar terus melesat dan buat rupiah terperosok, begini cara BJ Habibie menguatkan rupiah usai krisis moneter

Nusron juga menyoroti desakan publik terkait pejabat menaiki kendaraan umum setidaknya satu kali dalam seminggu.

"Sebetulnya kalau tujuannya malah untuk itu, sekali-kali naik sepeda motor, saya malah lebih setuju. Kenapa? Bisa lebih cepat naik sepeda motor," ujar Nusron kepada awak media di Bogor, Jawa Barat, pada Sabtu, 1 Februari 2025.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X