Daniel mengungkap pihaknya telah menangkap dan menahan Frey setelah serangkaian penyelidikan sejak November 2024.
Kemudian, Kapolda Bali itu menyebut sederet jabatan yang sebelumnya dimiliki oleh Frey.
"Tersangka (Frey) merupakan Direktur PT Parq Ubud Partners," terang Daniel dalam kesempatan yang sama.
"(Frey juga menjabat sebagai) Direktur PT Tommorow Land Development Bali, dan Direktur PT Alfa Management Bali," tambahnya.
3. Ditutup permanen, Parq Ubud dihuni banyak warga Rusia
Dalam kesempatan yang sama, Asisten Administrasi Umum Sekda Kabupaten Gianyar, I Ketut Pasek Lanang Sadia mengungkap fakta terkait Parq Ubud yang kerap disebut sebagai 'Kampung Rusia'.
Daniel menyebut, lahan pemukiman yang dibangun oleh Frey itu dihuni oleh banyak warga Rusia.
Parq Ubud sempat disegel sementara oleh Satpol PP Gianyar pada November 2024 karena tidak melengkapi izin.
Satpol PP akhirnya menutup Parq Ubud secara permanen pada Senin, 20 Januari 2025.
"Penutupan dilakukan sesuai dengan undang-undang dan Peraturan Daerah Kabupaten Gianyar dan telah melalui beberapa tahapan," tegas Ketut.
4. Awalnya kafe hingga berkembang jadi Hotel
Bagi yang belum tahu, PARQ Ubud mulai beroperasi sejak Mei 2020 sebagai kafe dan bar.
Baca Juga: Biasa serius, Mayor Teddy tampil pede menyanyikan 'Kuch-Kuch Hota Hai' di Istana Presiden India
Artikel Terkait
PBB apresiasi pemimpin Indonesia di World Water Forum ke-10 di Bali
TNI dan Polri jamin keamanan pelaksanaan KTT Indonesia Africa Forum ke-2 di Bali
Yuk intip keseruan iShowSpeed saat berkunjung ke Bali
Fakta di balik maraknya pelecehan turis di Bali yang diungkap media asing
Pertama dari Indonesia, gadis Bali ini lolos lineup girlband baru SM Entertainment dan siap debut Februari 2025
Ketika seorang ayah tega tinggalkan anaknya di RS Grogol, ada pilu yang dirasakan pria di Bali ini soal kasus bayi yang ditelantarkan orang tua
Menyoroti kata DPR soal moge masuk tol, intip tol unik di Bali yang punya jalur khusus roda dua dengan alat pengukur kecepatan angin