Habis kebakaran terbit penjarahan, sisi lain peristiwa kebakaran di LA yang bikin 2.500 pasukan militer turun ke TKP!

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Rabu, 15 Januari 2025 | 22:24 WIB
Potret pasukan militer di California yang membantu proses evakuasi kebakaran di Los Angeles, Amerika Serikat (AS) (Dok. Government California)
Potret pasukan militer di California yang membantu proses evakuasi kebakaran di Los Angeles, Amerika Serikat (AS) (Dok. Government California)

Jaksa Wilayah LA, Nathan Hochman menilai kejahatan ini adalah sesuatu yang mencederai perasaan masyarakat di tengah peristiwa kebakaran dahsyat di LA.

Baca Juga: Dinilai meresahkan, aplikasi koin jagat yang bisa ditukar uang ditindaklanjuti Menkomdigi

"Kejahatan ini tidak hanya mengerikan, tetapi juga merupakan serangan yang melukai hati warga kita di tengah masa kesedihan yang tak terbayangkan di LA," tegas Hochman dikutip dari Mirror US, pada Senin, 13 Januari 2025.

2. Tiga orang bawa kabur barang mewah di Mandeville Canyon

Terkini, kepolisian setempat telah mendakwa 9 orang terkait dengan kasus perampokan dan penjarahan dalam peristiwa kebakaran di LA.

Terdapat 3 orang di antaranya yang buron usai membobol rumah elite di Mandeville Canyon dan membawa kabur perhiasan, uang tunai, dan barang berharga lainnya.

Selain itu, sejumlah tersangka mempunyai catatan kriminal yang panjang, hal yang dapat membuat mereka menghadapi hukuman penjara yang berat jika terbukti bersalah.

Baca Juga: Selain getir badai cedera menerpa Man City, Guardiola kini merana ditinggal cerai istri setelah 30 tahun bersama

"Saya tegaskan, tersangka memanfaatkan tragedi ini untuk menyasar korban kebakaran yang dahsyat ini," tutur Hochman dalam kesempatan yang sama. 

"Terutama mereka yang telah kehilangan banyak hal, kami akan menemukan Anda dan kami akan menuntut Anda seberat-beratnya sesuai hukum," tegasnya.

3. Rumah milik seorang profesor bertahan dari kobaran api

Malibu merupakan salah satu wilayah di LA yang paling terdampak pada musibah kebakaran dahsyat yang terjadi Selasa, 7 Januari 2025. Hampir seluruh rumah dan bangunan berada di pesisir pantai, ludes terbakar oleh kobaran api.

Ajaibnya, terdapat satu rumah yang bertahan dari kobaran api itu. Ternyata properti itu milik seorang penulis sekaligus profesor pendidikan di Universitas Johns Hopkins AS, David Steiner.

Baca Juga: Journalism 360 Promedia di Kota Medan siap digelar 22-23 Januari 2025: Mahasiswa hingga pengusaha media jangan sampai ketinggalan!

Kepada The New York Post, Steiner mengaku dirinya tidak menyangka daerah rumahnya akan terjadi kebakaran. 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X