Masih bertarung dengan kobaran api, Los Angeles kesulitan padamkan si jago merah: Permintaan air naik 4 kali lipat

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Minggu, 12 Januari 2025 | 09:42 WIB
Kebakaran di Los Angeles
Kebakaran di Los Angeles

GENMILENIAL.ID - Los Angeles masih berjibaku dengan usahanya memadamkan api yang kini telah melalap lebih dari 35 ribu hektar lahan.

Data terbaru menyebutkan jika kebakaran ini sudah menelan 11 korban jiwa dan lebih dari 153 ribu orang dalam perintah evakuasi.

Kebakaran yang terjadi di Pacific Palisades pada Selasa, 7 Januari 2025 ini makin meluas dengan adanya angin topan Santa Ana di mana dengan kekuatannya menghancurkan lebih dari seribu rumah dan tempat usaha.

Hanya dalam waktu sehari, area kebakaran langsung meluas hingga 16 ribu hektar.

Baca Juga: Mobil RI 36 ternyata dipakai Raffi Ahmad, Teddy Indra Wijaya ungkap fakta ini

Pergerakan angin dikabarkan sedikit tenang pada Jumat dan Sabtu, namun diprediksi akan kembali kencang pada Minggu dan minggu depan.

Pasokan air yang mulai menipis

Kebakaran kali ini merupakan sejarah baru untuk Los Angeles dengan skalanya yang luas hingga membuat pasokan air mulai mengkhawatirkan.

Hal tersebut terjadi karena hidran yang mati dan pasokan air baru saja habis.

Dalam hitungan jam pada Selasa malam hingga Rabu pagi, petugas pemadam kebakaran terpaksa hanya bisa melihat seluruh blok di Pacific Palisades terbakar habis.

Baca Juga: Paris Hilton tulis pesan pilu dan unggah kondisi terbaru rumah mewahnya yang dilalap api

Pacific Palisades ini banyak dihuni oleh selebriti top Hollywood, membuat mereka termasuk dalam daftar korban kebakaran.

Sistem air Los Angeles tak mampu menangani kebakaran

Kepala Departemen Air dan Listrik Los Angeles, Janisse Quinones menyatakan kalau permintaan air langsung tinggi yaitu dalam 15 jam, ada permintaan air 4 kali lipat dari biasanya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X