Jadi negara pertama yang laporkan virus HMPV, bagaimana kondisi China saat ini?

photo author
Mustafa Kamal, Genmilenial
- Kamis, 9 Januari 2025 | 22:24 WIB
Ilustrasi liburan di China diklaim tetap aman di tengah merebaknya virus HMPV pertama kali di dunia (Pixabay)
Ilustrasi liburan di China diklaim tetap aman di tengah merebaknya virus HMPV pertama kali di dunia (Pixabay)

Bagaimana kondisi China saat ini?

Pejabat China tidak melaporkan angka yang spesifik mengenai jumlah pasien, namun kasus HMPV yang menjangkit anak-anak usia di bawah 14 tahun naik pada akhir Desember 2024.

Baca Juga: Pesawat ajaib ini terbang ke masa lalu, berangkat tahun 2025 dan mendarat tahun 2024

Kenaikan kasusnya banyak terjadi di China bagian utara, seperti Beijing, Tianjin, dan Hebei di mana lokasi tersebut lebih dingin dari bagian selatan.

Para ahli mengungkapkan jika situasi itu bukan sesuatu yang aneh mengingat musim flu yang sedang berlangsung seperti sebelumnya.

Penduduk China juga telah waspada pada penyebaran virus ini karena terlihat semakin banyak orang yang mengenakan masker saat berada di transportasi umum.

Apakah China masih aman untuk dijadikan tujuan wisata?

Directorate General of Health Services atau DGHS, Dr. Atul Goel menyatakan jika HMPV adalah virus yang menyerang pernapasan seperti biasa.

Baca Juga: Prabowo berhasil gaet investor Qatar bangun 1 juta rumah untuk rakyat

“Ada berita yang beredar tentang wabah metapneumovirus di China, izinkan saya untuk memperjelasnya,” ujar Dr. Atul Goel.

“Metapneumovirus itu sama seperti virus pernapasan lainnya yang menyebabkan flu biasa dan gejalanya pun mirip dengan flu,” ujarnya.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning, pada Jumat, 3 Januari 2025 juga menyatakan kalau negara tersebut masih aman untuk dijadikan tempat liburan.

Ia juga menegaskan jika pemerintah peduli pada kesehatan setiap warga yang berada di negaranya.

Baca Juga: Pemerintah tetapkan usia pensiun naik jadi 59 tahun, apa saja manfaatnya?

“Saya dapat meyakinkan pada Anda semua bahwa pemerintah peduli dengan kesehatan warga negara dan foreigner yang datang ke China,” ucapnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Mustafa Kamal

Sumber: straitstimes, Independent co uk

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X