Berkaca dari 3 kecelakaan pesawat di akhir tahun 2024, intip 5 tragedi yang pernah hebohkan Indonesia dalam 5 tahun terakhir

photo author
Ghin Ninda Wr, Genmilenial
- Senin, 30 Desember 2024 | 22:23 WIB
Ilustrasi tiga pesawat yang hancur akibat insiden kecelakaan (Unsplash.com/AJ Yorio)
Ilustrasi tiga pesawat yang hancur akibat insiden kecelakaan (Unsplash.com/AJ Yorio)

Dikutip dari Anadolu Agency, Boeing 727-800 itu ke luar dari sisi kanan landasan pacu setelah mendarat di Bandara Oslo Torp Sandefjord, Norwegia.

"Penerbangan Boeing 737-800, keluar dari sisi kanan landasan pacu 18 setelah mendarat di Bandara Oslo Torp Sandefjord," begitu pernyataan dari KLM Royal Dutch Airlines pada Minggu, 29 Desember 2024.

Kronologi bermula ketika pilot memilih untuk mengalihkan pesawat ke Bandara Sandefjord Torp, 110 kilometer dari Oslo, untuk pendaratan darurat. 

Meskipun pesawat mendarat dengan selamat, pesawat tergelincir keluar landasan pacu tak lama setelah itu dan berhenti di area berumput yang berdekatan dengan landasan pacu.

Baca Juga: Hampir satu dekade terbengkalai, warga Dusun Parigi sambut sukacita peresmian Jembatan Parigi-Ciasem dengan total anggaran Rp12 miliar

Otoritas setempat menyebut telah terjadi kegagalan sistem hidrolik sebagai alasan insiden tersebut.

Akibat kejadian itu, 176 penumpang dan enam awak pesawat tidak terluka, sementara penyelidikan hingga kini masih dilakukan atas insiden tersebut.

Berkaca dari hal itu, insiden kecelakaan pesawat juga pernah terjadi di Indonesia dalam lima tahun terakhir.

Insiden kecelakaan pesawat di Indonesia dalam 5 tahun terakhir

Dalam berbagai insiden kecelakaan pesawat di Indonesia, ada yang terjadi akibat tergelincir hingga penurunan drastis. Berikut ini ulasan selengkapnya:

Baca Juga: 3 Fakta soal Vietnam lolos ke final Piala AFF 2024, salah satunya sindir fans Garuda yang cuman bisa nonton final AFF 2024 di TV!

 

1. Jatuh di Lereng Pegunungan Mimika

Pada Rabu 18 September 2019 lalu, Pesawat Rimbun Air Twin Otter DHC6-400 milik PT Carpediem Air ditemukan jatuh di lereng Pegunungan Distrik Hoeya, Kabupaten Mimika pada ketinggian 13.453 kaki atau sekitar 3.900 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Pesawat ini sempat hilang kontak dalam penerbangan dari Timika menuju Ilaga pada hari yang sama, sekitar pukul 10.56 WIT.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ghin Ninda Wr

Sumber: Anadolu Agency, The Guardian

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X