GENMILENIAL.ID - Polres Subang bersama para stakeholder terkait menggelar rapat koordinasi (rakor) terkait penanganan transportasi material konstruksi untuk Proyek Strategis Nasional (PSN) di Kabupaten Subang pada Selasa, 22 Oktober 2024.
Bertempat di Aula Patriatama Polres Subang, Rakor ini dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Subang, Kompol Asep Rahman dan dihadiri oleh sejumlah pihak terkait, termasuk Kepala Satuan Kerja Pelaksana Jalan Bebas Hambatan Kementerian PUPR.
Kemudian turut hadir pula Kadishub Kabupaten Subang, Kasat Lantas Polres Subang, AKP Sudirrianto serta perwakilan dari berbagai instansi dan perusahaan terkait. Total kehadiran mencapai ± 70 orang.
"Rapat ini bertujuan untuk mengantisipasi dampak lalu lintas akibat mobilitas transportasi material konstruksi yang semakin meningkat seiring dengan percepatan pembangunan jalan tol akses Pelabuhan Patimban," kata Kompol Asep Rahman daam keteranganya pada awak media.
Baca Juga: Kemiskinan di Subang, H. Ruhimat : Masih banyak rakyat Subang yang menempati rumah tidak layak huni
Dalam kesempatan tersebut, Kabag Ops Polres Subang menyoroti beberapa hal penting, antara lain :
- Pentingnya pengawasan terhadap transportasi material proyek yang diambil dari wilayah Subang untuk pembangunan jalan tol akses Pelabuhan Patimban, yang ditargetkan selesai pada tahun 2025.
- Peningkatan volume kendaraan besar pengangkut material konstruksi yang berdampak pada kemacetan lalu lintas, terutama di jalur selatan Kabupaten Subang yang memiliki tanjakan dan tikungan tajam.
- Ditemukan banyak kendaraan pengangkut yang tidak membawa dokumen resmi seperti STNK dan buku uji KIR, serta konvoi lebih dari dua kendaraan yang menyebabkan kecelakaan lalu lintas.
- Polres Subang mendukung penuh percepatan pembangunan, namun tetap akan melakukan pengawasan ketat terhadap transportasi material guna memastikan keamanan dan keselamatan lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
Baca Juga: Wajah lama di kabinet baru Prabowo, ada yang usianya setara dengan Gibran
Di tempat yang sama, Kepala Satuan Kerja Pelaksana Jalan Bebas Hambatan Kementerian PUPR, Yuanita Kiki Sani mengatakan bahwa pembangunan akses tol Patimban adalah proyek nasional yang harus selesai pada tahun 2025.
"Insiden kecelakaan lalu lintas yang melibatkan kendaraan pengangkut material telah menyebabkan korban jiwa, dan diharapkan kejadian serupa tidak terulang di Subang," ucap Yuanita Kiki Sani.
Sementara itu, Kadishub Subang, Asep Setya Permana, mengatakan maraknya kecelakaan yang terjadi yang melibatkan kendaraan pengangkut material akibat dari kondisi buruknya jalan provinsi dan minimnya kontribusi kendaraan berplat luar daerah.
"Kondisi buruknya jalan provinsi yang digunakan untuk pengangkutan material, serta minimnya kontribusi dari kendaraan berplat luar daerah terhadap pendapatan daerah Subang dari pajak dan KIR," ucap Asep.
Adapun kesimpulan dari Rakor yang digelar tersebut, antara lain :
- Para subkontraktor menyepakati pematuhan terhadap Peraturan Bupati Nomor 28 Tahun 2023 terkait pembatasan waktu operasional kendaraan angkutan barang di Subang.
- Pembatasan muatan kendaraan yang melebihi kapasitas.
- Kendaraan pengangkut material diwajibkan membawa surat-surat resmi seperti SIM, STNK, dan KIR.
Rapat Koordinasi tersebut pun ditutup dengan penandatanganan ikrar dan komitmen bersama dari para pihak untuk mendukung kelancaran proyek dengan tetap mengutamakan keamanan lalu lintas di Kabupaten Subang.
Artikel Terkait
Hari ini, Polda Jabar akan lakukan investigasi di TKP kecelakaan bus SMK Lingga Kencana
Kecelakaan bus, polisi periksa 10 saksi dan lakukan olah TKP, dugaan sementara rem blong karena tidak ditemukan jejak rem
Kapolres Subang serahkan 10 jenazah kecelakaan tragedi Ciater pada keluarga korban di RSUD Subang, ini daftar nama-namanya!
Fakta seputar jalur tengkorak, sering makan banyak korban kecelakaan, Pj. Bupati Subang sebut akan lakukan evaluasi bersama Pemprov dan Polda Jabar
Pemuda Muhammadiyah Subang turut berbela sungkawa atas kecelakaan bus pariwisata di Ciater dan sampaikan pesan ini pada pemerintah!
Antisipasi kecelakaan kerja, RS Hamori gelar Seminar Penanganan Tepat Kegawatdarutan bagi ratusan perusahaan dan pabrik di Subang
Peduli korban kecelakaan truk, Kapolres Subang kunjungi rumah keluarga korban dan berikan santunan