Jaga integritas demokrasi, Bawaslu Subang gelar Apel Siaga, ini poin penting yang harus diperhatikan oleh pengawas pemilu di Pilkada Subang 2024

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Kamis, 21 November 2024 | 17:52 WIB
Bawaslu Kabupaten Subang menggelar Apel Siaga di Gor Gotong Royong Subang pada Rabu, 20 November 2024
Bawaslu Kabupaten Subang menggelar Apel Siaga di Gor Gotong Royong Subang pada Rabu, 20 November 2024

GENMILENIAL.ID - Dalam rangka persiapan menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Subang menggelar Apel Siaga di Gor Gotong Royong Subang pada Rabu, 20 November 2024.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Subang, Ghamal Putu Manggala mengatakan bahwa Apel Siaga merupakan momentum penting dalam rangka menjaga integritas demokrasi di Kabupaten Subang.

"Apel ini bukan sekadar seremoni, tetapi merupakan wujud nyata komitmen Bawaslu dalam mewujudkan proses pemilu yang jujur, adil, transparan, dan berintegritas," kata Gamal dalam sambutanya.

Sebagai pengawas, lanjut Gamal, pihaknya memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan bahwa seluruh tahapan Pilkada 2024 berjalan sesuai dengan aturan.

Baca Juga: Menyoal program makan bergizi demi nutrisi siswa, dua anak ini justru pikirkan keluarganya yang kelaparan di rumah

"Ada tantangan besar di depan kita, termasuk potensi pelanggaran yang bisa muncul baik dari sisi administrasi, etika, maupun pelanggaran hukum lainnya. Kita harus siap menghadapi dan menanggulanginya bersama,” tandasnya.

Gamal juga menyampaikan beberapa poin penting yang harus menjadi fokus dari pengawas pemilu dilapangan, dimana pada poin pertama ia menekankan pentingnya konsistensi dan integritas dalam menjalankan tugas.

“Pengawas pemilu harus menjadi teladan dalam menjaga nilai-nilai integritas. Jangan pernah tergoda untuk berpihak atau mengabaikan tugas dan tanggung jawab kita,” terang Gamal.

Disamping itu, padapoin kedua ia mengingatkan terkait pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, karena pengawasan Pilkada 2024 tidak bisa dilakukan sendiri.

Baca Juga: Marselino dan Ridho tampil apik di laga kontra Arab Saudi, intip top 11 pemain Asia yang masuk daftar Team of The Week

"Pengawasan tidak bisa berjalan sendiri, sehingga sinergi dengan pemangku kepentingan seperti masyarakat, peserta pemilu, dan aparat penegak hukum diperlukan untuk menciptakan situasi kondusif," ujarnya.

Pada poin ketiga, Gamal mengingatkan kewaspadaan terhadap potensi pelanggaran yang begitu menjadi sorotan seperti politik uang, hoaks, dan intimidasi terhadap pemilih.

"Bawaslu harus sigap dalam menghadapi ancaman seperti politik uang, berita hoaks, hingga intimidasi terhadap pemilih. Teknologi dan informasi perlu dimanfaatkan secara bijak untuk mendukung pengawasan," ucap Gamal.

Selanjutnya pada poin terakhir, Gamal juga mengingatkan terkait pentingnya peningkatan kapasitas dan pemahaman para pengawas pemilu soal regulasi sehingga dapat bertindak tepat dan profesional dalam menjalankan tugasnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X