Fakta seputar jalur tengkorak, sering makan banyak korban kecelakaan, Pj. Bupati Subang sebut akan lakukan evaluasi bersama Pemprov dan Polda Jabar

photo author
Yaya Suryana, Genmilenial
- Minggu, 12 Mei 2024 | 20:27 WIB
Bangkai kendaraan bus yang membawa siswa SMK Lingga Kencana asal Depok hancur akibat kecelakaan di jalur Ciater Subang
Bangkai kendaraan bus yang membawa siswa SMK Lingga Kencana asal Depok hancur akibat kecelakaan di jalur Ciater Subang

GENMILENIAL.ID - Tragedi kecelakaan maut bus pariwisata yang ditumpangi oleh siswa SMK Lingga Kencana di jalan raya Ciater Subang yang menyebabkan 11 orang meninggal dan puluhanya lainya luka-luka telah membuat semua orang dan warga Kabupaten Subang berduka.

Hasil investigasi olah TKP pihak kepolisian yang dilakukan oleh Ditlantas Polda Jabar dan Satlantas Polres Subang pada Minggu, 21 Mei 2024 pagi ini menyebut bahwa dugaan sementara kecelakaan tersebut terjadi karena rem bus dalam keadaan blong karena tidak ditemukan adanya jejak rem di lokasi kejadian.

Sebagian masyarakat Subang menyebut bahwa jalur tersebut merupakan jalur tengkorak dengan banyaknya kejadian bahwa dijalur itu seringkali terjadi kecelakaan yang memakan korban jiwa.

Kejadian nahas juga pernah terjadi pada tiga tahun lalu, tahun 2020 tidak jauh dari TKP kecelakaan bus PO Putera Fajar malam tadi, sebanyak 8 penumpang busnya juga meninggal dunia dari 50 penumpang yang baru saja pulang dari objek wisata Tangkuban Perahu menuju Kota Depok.

Baca Juga: Kapolres Subang serahkan 10 jenazah kecelakaan tragedi Ciater pada keluarga korban di RSUD Subang, ini daftar nama-namanya!

Pj Bupati Subang, Dr. Imran mengatakan bahwa banyaknya kejadian kecelakaan di jalur tersebut akan menjadi bahan evaluasi pihaknya, terutama saat musim-musim liburan yang menyebabkan tingkat volume kendaraan dijalur tersebut meningkat.

“Ini kita akan evaluasi terus menerus, karena memang kalau kita lihat di musim liburan seperti ini kan ramai yang menuju arah Sari Ater sampai Lembang, ini akan kita evalusi,” kata Dr. Imran kepada awak media di RSUD Subang pada Minggu, 12 Mei 2024 dini hari.

Lanjut Dr. Imran, Polda Jawa Barat, Pemerintahan Provinsi Jawa Barat dan juga Pemerintahan Kabupaten Subang akan secepatnya melakukan evaluasi dan mencari jalan keluarnya terkait banyaknya kasus kecelakaan di jalur tersebut.

“Kecelakaan ini, Polda dengan Pemerintahan Provinsi dan Kabupaten akan memantau, melakukan evaluasi, nanti kita akan cari dan temukan jalan keluarnya terkait dengan masalah ini,” kata Dr. Imran.

Baca Juga: Takziah ke rumah duka, Pj. Bupati Subang berikan santunan dan berharap pihak keluarga diberi kesabaran dalam hadapi ujian

Sementara itu, Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Triadi Machmudin memberikan himbauanya bagi para wisatawan terutama sekolah-sekolah yang akan berwisata melalui jalur tersebut agar melakukan tes kelayakan kendaraanya sebelum berangkat.

“Kepada para wisatawan, terutama sekolah-sekolah banyak musim liburan atau musim perpisahan jangan ragu untuk melakukan kelayakan tes busnya itu, supirnya harus fit dan bila perlu tadi saya sampaikan dengan Kapolda bila perlu dengan polisi melakukan pengecekan kendaraan,” tuturnya.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Yaya Suryana

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X