Adapun, 12 orang dari 41 kementerian teknis di Kabinet Merah Putih yang merupakan mantan menteri Jokowi, yakni:
1. Supratman Andi Agtas
Prabowo memberikan kepercayaan kepada Supratman Andi Agtas sebagai Menteri Hukum, yang sebelumnya merupakan Mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia/HAM di era kepemimpinan Jokowi.
Andi dikenal sebagai seorang advokat Indonesia sekaligus politisi Partai Gerindra yang kini berusia 55 tahun.
2. Bahlil Lahadalia
Bahlil Lahadalia kembali melanjutkan tugasnya sebagai Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran.
Sebelumnya, praktisi Ketua Umum Partai Golkar yang kini berusia 48 tahun itu juga dipercaya Jokowi sebagai Menteri ESDM RI pada periode 2019-2024.
3. Dito Ariotedjo
Dito Ariotedjo kembali melanjutkan tugasnya sebagai Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang sebelumnya di era Jokowi, saat ini berada di kabinet kepemimpinan Prabowo.
Baca Juga: Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Subang, Pj. Bupati paparkan Nota Pengantar RAPBD tahun 2025
Kader Partai Golkar yang masih berusia 34 tahun itu menjadi menteri yang usianya setara dengan sang Wakil Presiden RI, Gibran.
4. Saifullah Yusuf
Saifullah Yusuf kembali bertugas menjadi Menteri Sosial RI dalam kabinet baru Prabowo-Gibran pada periode 2024-2029.
SEkjen PBNU yang kini menginjak usia 60 tahun tersebut juga sebelumnya dipercaya sebagai Mensos di era Jokowi.
Artikel Terkait
Prabowo gunakan mobil nasional made in RI ‘Maung’ menuju Istana Kepresidenan
Prabowo antar kepulangan Jokowi sampai Bandara Halim Perdana Kusuma
Maruarar Sirait jadi menteri kabinet Prabowo, Sahabat Bang Ara Subang gelar syukuran, seperti ini harapan Niko Rinaldo dan H. Ruhimat
Pimpinan Pusat Muhammadiyah sampaikan selamat kepada Presiden Prabowo dan Wapres Gibran
Presiden Prabowo resmi lantik 53 menteri dan kepala lembaga kabinet merah putih di Istana Negara
Pekerja, mahasiswa hingga driver ojol optimis nantikan kiprah pemerintahan Prabowo
Tak lagi jadi Menko, inilah jabatan Luhut di Kabinet Merah Putih Prabowo, ternyata ada kisah di balik peran barunya