Menilik satu dekade infrastruktur transportasi era Jokowi, persoalan transportasi publik bikin masyarakat terbantu atau temui jalan buntu

photo author
Abdul Rouf, Genmilenial
- Jumat, 4 Oktober 2024 | 06:13 WIB
Ilustrasi moda transportasi. (Unsplash.com / Abdulloh Fauzan)
Ilustrasi moda transportasi. (Unsplash.com / Abdulloh Fauzan)

Baca Juga: Menilik perjalanan karier Marissa Haque yang tutup usia, jadi artis tenar era 80 hingga terjun di dunia politik

Sebanyak 35,8 persen di antaranya mengalami pelecehan di bus, dan 29,49 persen di transportasi angkutan perkotaan (Angkot).

Pelecehan yang sering terjadi di transportasi publik itu dilakukan dalam berbagai bentuk, seperti siulan, suara kecupan, komentar atas tubuh, dan bahkan komentar seksual yang seksis.

Tindakan pelecehan yang lebih berbahaya, yaitu bentuk tindakan dengan cara didekati dengan agresif, diperlihatkan kelamin, diraba atau digesek dengan alat kelamin.

Menyikapi fenomena semacam ini, penting bagi Kementerian perhubungan untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat saat menggunakan moda transportasi publik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abdul Rouf

Sumber: Dephub, CISDI

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X